Reptil Raksasa Pamangsa Ternak Warga Dusun Codot Nganjuk Akhirnya Tumbang Terjepit Bambu

oleh -93 Dilihat
Biawak raksasa pemangsa ayam warga yang terjepit di antara runtuhan bambu berhasil ditangkap warga di Dusun Codot. (Agus Karyono)
Biawak raksasa pemangsa ayam warga yang terjepit di antara runtuhan bambu berhasil ditangkap warga di Dusun Codot. (Agus Karyono)

KabarBaik.co, Nganjuk – Warga Dusun Codot, Kecamatan Kepanjen sempat dihebohkan oleh penemuan seekor biawak berukuran raksasa beberapa minggu yang lalu. Hewan reptil tersebut memiliki panjang hampir 1,5 meter dengan bobot diperkirakan mencapai 15 kilogram.

Biawak raksasa ini berhasil ditangkap saat area persawahan warga tergenang banjir akibat hujan deras disertai angin kencang. Beruntung, saat ditemukan posisi biawak tersebut sedang terjepit di antara reruntuhan pohon bambu yang roboh, sehingga memudahkan proses evakuasi.

“Saya penasaran makanya saya datangi,” terang Sutriyono, warga yang pertama kali mendengarkan suara aneh dari arah semak-semak, Selasa (2/6)

Saat itu, dirinya sedang memeriksa tanaman padi miliknya yang kebanjiran, tidak jauh dari lokasi penemuan.

Mendengar suara mencurigakan dari semak-semak di belakang salah satu rumah warga, Sutriyono tidak tinggal diam. Rasa penasaran membuatnya mengajak tiga petani lain untuk mendekat dan melakukan pengecekan.

Betapa terkejutnya mereka saat mendapati seekor biawak dengan ukuran yang tidak lazim sedang meronta-ronta.

“Mungkin kesakitan terjepit pohon bambu,” lanjut Sutriyono menceritakan kondisi reptil besar itu.

Melihat posisi hewan yang tak berdaya namun tetap berbahaya, ia langsung bergegas memanggil warga sekitar untuk membantu proses penangkapan agar tidak membahayakan keselamatan.

Aksi dramatis penangkapan yang melibatkan empat orang warga tersebut akhirnya membuahkan hasil.

Setelah berhasil dilumpuhkan, biawak raksasa itu langsung diikat kuat dan diamankan sementara di pinggir jalan.

Rencananya, satwa liar tersebut akan dipindahkan ke tempat yang jauh lebih aman agar tidak kembali mengganggu pemukiman.

“Satu bulan terakhir warga resah karena banyak ayam warga yang hilang, ya diperkirakan dimakan reptil liar ini,” ungkap salah seorang warga Dusun Codot yang merasa lega dengan tertangkapnya predator tersebut.

Menariknya, fenomena kemunculan biawak raksasa ini ternyata bukan yang pertama kali terjadi di wilayah tersebut.

Hanya berselang seminggu sebelumnya, warga tetangga desa, tepatnya di Desa Kalanganyar, juga sempat dihebohkan dengan penangkapan serupa.

Namun, biawak yang ditemukan di Desa Kalanganyar dilaporkan memiliki ukuran yang sedikit lebih kecil dibanding yang ditemukan di Dusun Codot.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.