KabarBaik.co, Pasuruan – Aksi gendam sepeda angin dilakukan oleh pelaku berinisial JA (31), warga Surabaya, dengan cara menyamar sebagai pengemudi ojek online. Sasarannya adalah anak-anak sekolah yang menggunakan sepeda angin.
Aksi pelaku berhasil terungkap oleh sekelompok pengemudi ojek online usai beraksi kepada korban yang masih duduk di bangku SMP. Setelah korban terkena gendam dengan cara ditepuk bagian pundaknya, sepeda angin dibawa milik korban kemudian dibawa kabur.
Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaedi menyampaikan, aksi gendam yang dilakukan residivis dengan kasus yang sama berhasil digagalkan sekelompok driver ojek online. “Kemarin berhasil digagalkan aksi gendam sepeda angin oleh kelompok ojek online dan diserahkan ke Polres (Pasuruan),” kata Junaedi, Sabtu (9/5).
Dari hasil penyelidikan sementara, lanjut Junaedi, pelaku mengakui sudah dua kali beraksi di wilayah Pasuruan. Aksi ini dilakukan dengan alasan kebutuhan ekonomi keluarga. “Sudah dua kali beraksi. Alasannya untuk kebutuhan ekonomi keluarga, karena banyak anaknya,” ucap Junaedi.
Saat ini Polres Pasuruan Kota masih melakukan penyidikan dan pengembangan kasus terhadap terduga pelaku dengan memeriksa saksi-saksi. Polisi juga mengamankan sepeda angin merk Polygon yang sebelumnya sudah terjual di pasar loak. (*)






