KabarBaik.co, Bojonegoro – Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, Nurul Azizah, mengambil langkah cepat dengan meninjau langsung lokasi kebakaran rumah di Dusun Mruwut, Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Senin (18/5). Usai memastikan situasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) kondusif, Wabup langsung menjenguk korban pemilik rumah.
Peristiwa kebakaran tersebut diduga akibat pembakaran oleh putra korban sendiri yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ). Akibat kejadian ini, total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 120 juta.
Santi (57), pemilik rumah sekaligus ibu pelaku, menjelaskan bahwa putranya memang mengalami gangguan jiwa, sehingga sulit diredam saat penyakitnya kambuh. Warga sekitar yang memahami kondisi tersebut langsung berkoordinasi untuk membawa pelaku ke rumah sakit guna mencegah dampak yang lebih luas.
Merespons situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui sinergi Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial langsung mengevakuasi pelaku ke RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo untuk mendapatkan perawatan intensif dengan pendampingan penuh. Santi menjelaskan bahwa dirinya dalam kondisi selamat tanpa mengalami luka saat insiden terjadi.
Dalam kunjungannya, Wabup menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan keselamatan korban. Dia juga mendorong dinas terkait untuk melakukan penanganan cepat terhadap pelaku ODGJ agar lingkungan sekitar kembali kondusif. Usai menjenguk korban, Wabup langsung menuju TKP di Desa Semambung untuk melihat langsung kondisi bangunan.
Menurutnya, rumah yang terdampak tersebut berhak memperoleh bantuan perbaikan dari pemerintah daerah setelah seluruh persyaratan administrasi dinyatakan lengkap. Selain itu, ia juga telah menggalang dukungan dari berbagai pihak untuk menyalurkan bantuan kedaruratan bagi korban.
”Kami sudah bertemu langsung dengan korban, dan alhamdulillah Ibu Santi dalam kondisi baik. Selain itu, kami juga memastikan jaminan perawatan bagi ODGJ di rumah sakit agar masyarakat di Dusun Mruwut dipastikan aman. Insyaallah, bantuan kedaruratan untuk pemenuhan kebutuhan dasar korban juga segera kami salurkan,” terang Nurul Azizah. (*)








