Ribuan Umat Hindu Surabaya Larung Simbol Suci dalam Upacara Melasti di Pantai Kenjeran

oleh -124 Dilihat
WhatsApp Image 2026 03 15 at 9.11.20 AM
Prosesi upacara Melasti dengan berjalan kaki dari pura menuju bibir pantai sembari mengusung pratima atau simbol-simbol suci Tuhan (istimewa)

KabarBaik.co, Surabaya – Ribuan umat Hindu di Kota Surabaya memadati sisi utara Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran untuk melaksanakan upacara Melasti, Sabtu (14/3). Ritual sakral ini merupakan rangkaian utama menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang bermakna sebagai penyucian diri (Bhuana Alit) dan alam semesta (Bhuana Agung).

Prosesi dimulai dengan berjalan kaki dari pura menuju bibir pantai sembari mengusung pratima atau simbol-simbol suci Tuhan. Iring-iringan yang melewati pemukiman warga tersebut kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipuput oleh Ida Pandita di tepi pantai.

Hadir mewakili Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru, menyampaikan bahwa Melasti adalah momentum penting untuk membersihkan hati dan pikiran.

“Melalui upacara ini, umat Hindu memohon penyucian lahir dan batin. Harapannya, kita semua dapat memasuki Tahun Baru Saka dengan hati yang bersih, pikiran jernih, serta semangat kebersamaan yang kuat,” ujar Tundjung dalam sambutannya.

Ia juga menekankan bahwa Surabaya, sebagai kota yang heterogen, terus berkomitmen menjaga nilai toleransi. Menurutnya, kerukunan di tengah perbedaan budaya dan keyakinan adalah kekuatan utama yang dirawat oleh warga Surabaya.

“Saya berharap melalui perayaan Nyepi ini, umat Hindu di Surabaya semakin kokoh dalam menjalankan dharma, rukun dalam bermasyarakat, serta terus berkontribusi dalam pembangunan kota,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Surabaya, Ketut Gotra Astika, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Surabaya atas dukungan penuh sehingga ibadah dapat berjalan khidmat.

“Setelah rangkaian doa di pantai selesai, umat kembali beriringan menuju pura. Prosesi ini sekaligus simbol penyebaran energi kesucian bagi lingkungan yang dilalui,” pungkas Ketut Gotra.

Upacara Melasti tahun ini kembali menjadi bukti nyata harmoni antara manusia, alam, dan Sang Pencipta, sekaligus mempertegas jati diri Surabaya sebagai kota pemersatu keberagaman. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini
Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.