KabarBaik.co, Jombang – Kebakaran melanda sebuah rumah toko (ruko) di Dusun Mojolegi, RT 07 RW 02, Desa Mojolegi, Kecamatan Mojoagung, Jombang, Kamis (21/5) sore.
Bangunan yang terbakar diketahui digunakan sebagai kantor administrasi travel haji, toko oleh-oleh makanan, hingga ruko pakaian impor. Api menghanguskan bangunan berukuran sekitar 7 x 35 meter tersebut. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 15.08 WIB. Saat itu, Kapolsek Mojoagung yang sedang patroli melihat kepulan asap dari bangunan milik Wiwik, 40.
Selanjutnya, laporan diteruskan ke Pos Damkar Mojoagung pada pukul 15.10 WIB. Petugas kemudian mengerahkan satu unit fire pumper truck menuju lokasi kejadian.
Tim damkar tiba sekitar pukul 15.25 WIB dan langsung melakukan pemadaman serta pembasahan agar api tidak kembali menyala.
Dalam proses penanganan, BPBD Jombang menerjunkan tiga unit fire pumper truck dan dua unit supply truck beserta perlengkapan pendukung lainnya.
Sejumlah unsur turut membantu proses pemadaman, di antaranya Pos Damkar Jombang, Pos Damkar Ngoro, Pusdalops PB, Polsek Mojoagung, Koramil Mojoagung, relawan SEMAR, GATANA, perangkat desa, hingga warga setempat.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.35 WIB. Kepala Seksi Pemadam Kebakaran BPBD Jombang, Syamsul Bahri mengatakan dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik.
“Berdasarkan hasil investigasi awal petugas di lapangan, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Beruntung api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi,” kata Syamsul dalam keterangannya.
Ia mengimbau masyarakat rutin memeriksa instalasi listrik, terutama pada bangunan usaha dengan beban listrik tinggi.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman dan sesuai standar guna mencegah kejadian serupa,” tambahnya.
Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 250 juta. (ANTARA)






