KabarBaik.co, Nganjuk – Suasana di Aula Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Nganjuk mendadak berubah menjadi arena adu gagasan. Peringatan HUT ke-41 Saka Kencana yang biasanya identik dengan seremoni formal, kali ini bertransformasi menjadi ajang intelektual bertajuk ‘Kencana Competition Days’. Riuh rendah tepuk tangan pecah setiap kali argumen tajam terlontar dari balik podium.
“Melalui Kencana Competition Days ini, kami berharap anggota Saka Kencana semakin aktif, kreatif, dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing,” ujar Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk Asti Widyartini, Rabu (13/5)
Para remaja yang datang dari berbagai sudut Karesidenan Kediri, mulai dari Blitar hingga Trenggalek, membuktikan bahwa generasi Z tidak se-apatis yang dibayangkan.
Di panggung Lomba Cerdas Cermat dan Debat, mereka membedah isu-isu berat seperti program Bangga Kencana dengan perspektif yang segar.
Retorika mereka diuji, bukan sekadar adu cepat memencet bel, melainkan adu solusi atas kompleksitas kependudukan Indonesia.
“Kami ingin anak-anak muda yang tergabung dalam Saka Kencana tidak hanya berprestasi dalam kompetisi, tetapi juga mampu menjadi pelopor dan motivator di sekolah maupun lingkungan sosialnya,” tambah Asti dengan nada optimis, menekankan pentingnya penguasaan materi kesehatan remaja.
Bagi Dinas PPKB Nganjuk, kompetisi ini bukan sekadar mengejar piala, melainkan investasi nyata untuk menyongsong bonus demografi. Menanamkan jiwa kepemimpinan pada anggota Pramuka Saka Kencana dianggap sebagai langkah konkret dalam membangun pondasi keluarga berkualitas di masa depan. Harapannya, semangat kolaborasi ini akan terus bertumbuh meski kompetisi telah usai.
“Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin yang mampu mempererat hubungan antar anggota Saka Kencana. Selain berkompetisi, mereka juga dapat saling belajar dan bertukar pengalaman,” pungkasnya. (*)







