KabarBaik.co, Jember – Bupati Jember Gus Fawait melanjutkan agenda Safari Ramadan di Kecamatan Ledokombo pada Selasa (17/3).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati berdialog dengan para ketua RT/RW dan kader Posyandu di Balai Desa Suren, serta menghadiri agenda Sholawat Kampoeng bersama tokoh agama di Balai Desa Sukogidri.
Gus Fawait menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pemerintah daerah hingga tingkat desa untuk mempercepat pembangunan.
Terdapat tiga poin krusial yang menjadi fokus utama Bupati dalam kunjungan kali ini, terkait solusi strategis infrastruktur jalan.
Gus Fawait memberikan solusi administratif terkait status jalan. Beliau menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran desa seringkali menjadi penghambat perbaikan.
“Jika desa sudah tidak mampu membiayai perbaikan jalan karena keterbatasan anggaran, saya sarankan segera hibahkan status jalan tersebut menjadi jalan kabupaten. Dengan begitu, Pemkab bisa langsung melakukan pengaspalan secara legal tanpa terbentur kendala prosedur atau temuan BPK,” tegas Gus Fawait.
Untuk Optimalisasi kanal aduan Wadul Gus’e, Bupati juga menyosialisasikan kanal pengaduan Wadul Gus’e yang kini semakin diminati masyarakat. Alih-alih khawatir dengan banyaknya keluhan, Gus Fawait justru menyambut positif tren tersebut sebagai bentuk pengawasan partisipatif.
Terakhir adalah gerakan efifiensi BBM melalui program Satu Rombongan, sebagai aksi nyata mendukung efisiensi anggaran negara di tengah fluktuasi harga minyak dunia, Gus Fawait menerapkan kebijakan unik.
Seluruh Kepala OPD yang mendampingi Safari Ramadan diwajibkan berangkat dalam satu rombongan menggunakan armada bus Hiace.
“Biasanya Kepala OPD menggunakan mobil dinas masing-masing. Hari ini kita kumpul satu mobil untuk efisiensi BBM. Meski kuota kita aman, kita harus berempati pada beban subsidi pemerintah pusat. Ini langkah kecil kami untuk menjaga stabilitas NKRI,” jelasnya.
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Jember. Gus Fawait berharap momentum Ramadan ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh aparatur sipil untuk terus berinovasi dalam melayani publik secara responsif dan efisien. (*)






