KabarBaik.co, Jombang – Pemkab Jombang bersama BAZNAS Jatim, BAZNAS Jombang, dan AFCO Group menggelar santunan untuk 1.000 anak yatim sekaligus meluncurkan (kick off) Gerakan Jombang Berinfaq.
Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Sebanyak 1.000 anak yatim menerima bantuan berupa tas sekolah, alat tulis, serta uang saku untuk menunjang kebutuhan pendidikan mereka.
Bupati Jombang, Warsubi, mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang dinilai mampu menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim di Kota Santri.
“Gerakan Jombang Berinfaq adalah ikhtiar moral kita bersama. Menyelesaikan persoalan sosial bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab kolektif. Kita ingin masyarakat Jombang semakin terbiasa berbagi demi kemaslahatan umat,” ujar Warsubi.
Ia menegaskan pengelolaan dana infaq harus dilakukan secara akuntabel, aman secara syar’i, dan sesuai regulasi. Hal itu penting agar program berjalan berkelanjutan dan tepat sasaran.
Menurut dia, langkah kecil yang dilakukan bersama hari ini menjadi bagian dari upaya besar mewujudkan Jombang yang maju dan sejahtera untuk semua.
“Semoga kegiatan santunan ini membawa keberkahan dan menjadi ladang amal jariyah bagi semua pihak yang telah berkontribusi,” kata dia.
Ketua BAZNAS Jombang Veri Rifdian Virdani mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen menjaga amanah umat. Selain santunan, pihaknya juga terus menjalankan sejumlah program strategis yang membutuhkan dukungan dan sinergi dengan pemerintah daerah serta berbagai pihak.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Jawa Timur Ali Maschan Moesa memberikan motivasi kepada anak-anak yatim yang hadir. Ia mengingatkan bahwa Rasulullah SAW juga seorang yatim yang kemudian menjadi pemimpin besar.
“Keterbatasan hari ini bukan penghalang untuk menjadi orang hebat di masa depan,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi pemantik semangat solidaritas sosial yang berkelanjutan di Jombang, sekaligus mendoakan agar daerah itu menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. (*)







