KabarBaik.co, Sidoarjo – Pertandingan futsal di Perumahan Surya Regency, Sidoarjo tak hanya menjadi ajang adu skill dan taktik. Para pemain juga dituntut menjaga keseimbangan tubuh lantaran wajib mengenakan sarung selama bertanding. Konsep unik ini menjadi gagasan lomba yang menarik bagi para bapak-bapak dalam memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Turnamen bertajuk Futsal Bersarung tersebut diikuti 11 tim yang mewakili masing-masing RT. Peserta berasal dari Blok A, Blok B, Blok C yang terdiri dari empat RT, hingga Blok D dengan lima RT.
Ketua Panitia HUT ke-81 RI Perumahan Surya Regency Heri Susetyo, menjelaskan Futsal Bersarung sengaja digelar untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus menjadi wadah silaturahmi dan memperkuat guyub rukun antarwarga.
“Futsal Bersarung ini bukan hanya untuk mencari pemenang, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan kebersamaan warga,” kata Heri, Minggu (16/8).
Turnamen tersebut telah berlangsung sejak Minggu (2/8) dengan sistem gugur. Setiap pertandingan dimainkan selama 1 x 15 menit per babak. Jika skor masih imbang hingga akhir babak kedua, pemenang langsung ditentukan melalui adu penalti tanpa babak tambahan.
Hingga kini, pertandingan Futsal Bersarung masih berlangsung dan dijadwalkan terus bergulir hingga Minggu depan. Para peserta dari masing-masing RT masih harus melewati sejumlah pertandingan untuk memperebutkan posisi terbaik.
Penggunaan sarung menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain. Kondisi tersebut semakin menantang karena ukuran gawang hanya memiliki panjang 1,75 meter dan tinggi 1,6 meter.
“Ternyata sulit main futsal dengan sarung, apalagi kalau sarungnya pas melorot,” ujar salah satu peserta, Joko Pitono.
Meski demikian, Joko mengaku tetap antusias mengikuti pertandingan. Baginya, kegiatan tersebut bukan sekadar mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi kesempatan menjaga kebugaran sekaligus mempererat hubungan antarwarga.
Selain Futsal Bersarung, rangkaian HUT RI di tingkat perumahan juga diisi pertandingan voli putra dan putri, bulu tangkis, tenis meja, serta lomba menangkap belut khusus ibu-ibu.
“Puncak rangkaian HUT RI ke-81 pada 30 Agustus pagi diadakan jalan sehat bersama, dan pada malam harinya digelar Malam Gebyar,” kata Heri.
Malam Gebyar akan diisi pertunjukan seni warga, pembagian ratusan hadiah hiburan dan barang elektronik melalui doorprize, serta penampilan grup musik akustik lokal. Sementara itu, masing-masing RT juga menggelar perlombaan internal yang dikemas lebih santai dan menghibur, terutama untuk anak-anak.(*)







