Senator Nawardi Dukung RAPBN 2027, Efisiensi Anggaran Harus Berdampak pada Kesejahteraan Rakyat

oleh -18 Dilihat
Senator Ahmad Nawardi
Senator Ahmad Nawardi

KabarBaik.co, Jakarta – Ketua Komite IV DPD RI asal Jatim Senator Ahmad Nawardi menyampaikan apresiasi terhadap Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka Penyampaian Pengantar dan Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya. Momentum ini dinilai sangat penting untuk meletakkan fondasi ekonomi nasional yang tangguh, berkeadilan, dan berpihak secara nyata kepada daerah.

Dalam pandangannya, Nawardi menegaskan bahwa APBN tidak boleh sekadar dipandang sebagai dokumen pembukuan atau angka-angka makroekonomi semata. Lebih dari itu, APBN adalah instrumen perjuangan negara yang harus memastikan kehadiran pemerintah di setiap sendi kehidupan rakyat.

“Kami sangat mengapresiasi tekad Presiden untuk memastikan negara hadir, baik itu bagi petani yang membutuhkan pupuk dan teknologi, nelayan yang memerlukan sarana penyimpanan hasil tangkap, hingga keluarga yang membutuhkan rumah, air bersih, listrik, serta layanan kesehatan yang terjangkau,” ujar Nawardi di Kompleks Parlemen, Senayan, Sabtu (15/8).

Sebagaimana ditekankan dalam Pidato Kenegaraan Presiden RI terkait RAPBN 2027, arah kebijakan fiskal tahun depan dirancang ekspansif secara terarah dan terukur dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 6%. Pemerintah juga berkomitmen menjaga inflasi di kisaran 2,5% serta menurunkan angka kemiskinan ke rentang 6,0% hingga 6,5%. Angka-angka ini mencerminkan optimisme yang harus kita dukung bersama, namun tetap dengan kehati-hatian dalam disiplin fiskal agar defisit tetap terjaga pada angka 2,40% terhadap PDB.

Sebagai Ketua Komite IV DPD RI yang memiliki mandat khusus dalam pengawasan anggaran, Nawardi menyoroti potensi efisiensi besar yang disampaikan pemerintah.

“Kami memberikan apresiasi dan tentu catatan terhadap langkah revolusioner Presiden untuk mengonsolidasikan pengadaan barang dan jasa nasional. Potensi penghematan hingga Rp 360 triliun dari total belanja pengadaan adalah langkah yang luar biasa. Kami di Komite IV akan mengawal agar ruang fiskal hasil efisiensi ini benar-benar dikonversi menjadi perbaikan nyata, seperti renovasi 10.000 Puskesmas, pembangunan 441 RSUD, dan rehabilitasi sekolah-sekolah yang rusak di berbagai pelosok daerah,” tegasnya.

Selain itu, Nawardi menyampaikan apresiasi terhadap upaya kedaulatan ekonomi melalui pembentukan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis. Menurutnya, langkah ini sangat penting bagi daerah penghasil komoditas agar nilai tambah kekayaan alam tidak lagi ditentukan oleh pasar luar negeri, melainkan melalui sistem harga referensi Indonesia yang transparan dan akuntabel di bawah pengawasan OJK.

Upaya ini harus berjalan seiring dengan penguatan UMKM dan pemberdayaan ekonomi desa agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat kabupaten/kota.

Menanggapi rangkaian Pidato Ketua DPR RI pada Pembukaan Masa Persidangan I, Nawardi menegaskan bahwa DPD RI, khususnya Komite IV, siap menjalankan fungsi pengawasan dengan lebih intensif.

“Kami siap menjadi mitra konstruktif pemerintah. Kami akan memantau agar setiap rupiah yang dialokasikan dalam APBN 2027 memiliki multiplier effect yang dirasakan oleh rakyat. Kami akan mendorong agar harmonisasi kebijakan antara pusat dan daerah semakin solid, termasuk memastikan data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2026 menjadi basis yang kuat dalam menentukan alokasi Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Transfer Khusus yang tepat sasaran,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, Nawardi mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi lintas sektoral.

“Hanya melalui kolaborasi yang solid antara pemerintah pusat, DPR, DPD, pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh lapisan masyarakat, target pertumbuhan ekonomi 2027 dapat tercapai secara adil, merata, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat hingga ke akar rumput. Komite IV DPD RI akan terus mengawal agar cita-cita kemerdekaan yaitu kesejahteraan yang terasa di meja makan rakyat dan di masa depan setiap keluarga Indonesia dapat kita wujudkan bersama dengan kerja keras dan disiplin,” tutup Nawardi. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.