KabarBaik.co, Pasuruan – Seorang remaja berinisial MIM, 15, warga Desa Wangkal Wetan, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, mengalami luka serius pada tangan kanannya setelah petasan rakitan yang dibuatnya meledak, Senin (18/5) petang.
Ledakan terjadi saat korban merakit petasan seorang diri di teras rumahnya. Akibat insiden itu, tangan kanan korban mengalami luka robek dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Kota Pasuruan.
Kapolsek Kejayan AKP Agus Purnomo mengatakan, pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan warga terkait ledakan tersebut.
“Dari hasil penyelidikan korban sedang membuat petasan di teras rumah, tiba-tiba meledak hingga tangan kanan luka robek dan langsung dibawah ke RS,” kata AKP Agus Purnomo, Selasa (19/5).
Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim dari Polres Pasuruan. Sejumlah barang bukti berupa sisa ledakan dan serbuk bahan petasan turut diamankan untuk kepentingan penyelidikan.
“Barang bukti sisa pembuatan petasan kita amankan dan melakukan olah TKP bersama Polres Pasuruan,” ujarnya.
Hingga kini, aparat masih mendalami asal-usul bahan peledak yang digunakan korban untuk merakit petasan tersebut. Polisi juga menyelidiki kemungkinan adanya pihak yang menjual bahan peledak secara ilegal.
Penggunaan dan peredaran bahan peledak tanpa izin resmi diketahui dilarang karena berisiko tinggi membahayakan keselamatan masyarakat, terutama anak-anak dan remaja.
Insiden ini kembali menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar tidak bermain maupun merakit petasan secara mandiri karena dapat memicu ledakan yang berujung fatal.(*)






