Sensasi Otentik Lontong Balap Garuda Cak Alim Nganjuk, Obat Rindu Kuliner Khas Kota Pahlawan

oleh -126 Dilihat
Bakrie dan Pakde Kamto menikmati Gurih dan Melimpahnya, Sajian Lontong Balap Garuda milik Cak Alim di Jl. A.R. Saleh Kauman, Nganjuk.
Bakrie dan Pakde Kamto menikmati Gurih dan Melimpahnya, Sajian Lontong Balap Garuda milik Cak Alim di Jl. A.R. Saleh Kauman, Nganjuk.

KabarBaik.co, Nganjuk – Aroma kuah gurih dan guratan petis hitam yang khas menyeruak begitu piring berisi tumpukan toge segar disajikan di atas meja. Di sudut Jalan A.R. Saleh No. 35, Kauman, Kecamatan Nganjuk, Warung Lontong Balap Garuda milik Cak Alim tak pernah sepi disinggahi para pecinta kuliner legendaris.

Menawarkan kelezatan otentik dengan harga ramah di kantong sekitar Rp 8. 000 per porsi warung ini menjadi oase bagi siapa saja yang mengidamkan resep asli kuliner khas Jawa Timur.

“Konsistensi rasa adalah kunci utama saya bertahan. Selama 10 tahun berjualan di sini, saya tidak pernah mengubah racikan bumbu maupun kualitas bahan agar pelanggan selalu merasakan kelezatan yang sama seperti hari pertama mereka datang,” ujar Cak Alim sembari menyiramkan kuah hangat ke atas tumpukan toge, Sabtu (22/8).

Sentuhan konsistensi tersebut terbukti berhasil memikat hati para perantau yang merindukan cita rasa asli Surabaya.

Bakrie, seorang pekerja asal Kota Pahlawan yang kini berdomisili di Nganjuk, mengaku tak perlu jauh-jual pulang kampung hanya untuk melepas kangen pada racikan lontong balap.

Bagi Bakrie, keaslian rasa yang dihadirkan di warung ini benar-benar menyamai kuliner kenamaan di kota asalnya.

“Setiap bahan saya pilih sendiri secara teliti, mulai dari petis pilihan sampai kersegarannya toge. Saya senang kalau perantau seperti Mas Bakrie merasa terobati rindu kampung halamannya saat makan di sini,” tutur Cak Alim tersenyum.

Tak lengkap rasanya menyantap lontong balap tanpa penganan pendamping. Di Warung Lontong Balap Garuda, sajian makin sempurna dengan hadirnya sate kerang berbalut bumbu khas yang menggugah selera.

Presentasi hidangannya pun unik dan melimpah, di mana toge tumpah ruah menutupi piring, dipadu lentho renyah serta irisan lontong yang lembut.

“Sate kerang dengan bumbu khas ini sengaja saya hadirkan sebagai pelengkap wajib. Tampilan toge yang melimpah tumpah di piring juga menjadi ciri khas visual yang selalu dinantikan pembeli,” tambah Cak Alim.

Bagi masyarakat Nganjuk maupun wisatawan yang ingin mencicipi kesegaran kuliner legendaris ini, Warung Lontong Balap Garuda (Cak Alim) siap melayani setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 17.00 WIB.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.