Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Ning Ita: Data Akurat Jadi Kompas Pembangunan Kota Mojokerto

oleh -152 Dilihat
Sebanyak 99 petugas sensus dikukuhkan. (istimewa)
Sebanyak 99 petugas sensus dikukuhkan. (istimewa)

KabarBaik.co, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto bersama Badan Pusat Statistik (BPS) resmi memulai pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026.

Sebanyak 99 petugas sensus dikukuhkan untuk melakukan pendataan langsung ke lapangan demi memotret kondisi perekonomian Kota Mojokerto secara menyeluruh.

Dalam pengukuhan petugas Sensus Ekonomi 2026 di Ruang Sabha Mandala Madya. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan pentingnya data yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.

“Data adalah kompas yang menunjukkan arah perjalanan pembangunan. Tanpa data yang akurat, kita berisiko melangkah tanpa kepastian. Karena itu, sensus ekonomi dapat dimaknai sebagai general check up bagi perekonomian kita,” ujar wali kota yang akrab disapa Ning Ita. Selasa (16/6).

Menurutnya, Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran yang semakin penting di tengah perubahan pola ekonomi yang berlangsung sangat cepat. Tidak hanya mendata usaha konvensional, sensus kali ini juga diharapkan mampu menangkap perkembangan ekonomi digital yang terus tumbuh di masyarakat.

Mulai dari perdagangan daring, usaha berbasis platform digital, hingga ekonomi hijau dan berkelanjutan menjadi bagian dari aktivitas ekonomi yang perlu tercatat dengan baik.

“Jika perkembangan ekonomi yang begitu besar ini tidak tercatat, maka akan terjadi kehilangan data yang berdampak pada ketidakakuratan informasi ekonomi yang kita miliki,” jelasnya.

Ning Ita juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif menyukseskan sensus. Ia meminta camat, lurah, hingga perangkat daerah turut membantu menyosialisasikan kegiatan tersebut agar masyarakat memahami manfaat pendataan yang dilakukan BPS.

Menurutnya, masih ada anggapan di masyarakat bahwa pendataan ekonomi berkaitan dengan perpajakan. Karena itu, ia menegaskan bahwa data yang dikumpulkan hanya untuk kepentingan statistik dan dijamin kerahasiaannya.

“Sensus ekonomi bukan kegiatan perpajakan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. Data yang dikumpulkan dijamin kerahasiaannya sesuai Undang-Undang Statistik,” tegasnya.

Kepada para petugas sensus, Ning Ita berpesan agar bekerja dengan penuh integritas dan ketelitian. Sebab, kualitas hasil sensus sangat bergantung pada akurasi data yang berhasil dihimpun di lapangan.

“Pastikan seluruh unit usaha, mulai dari usaha mikro, UMKM, pedagang kaki lima, hingga pelaku usaha digital dapat terdata dengan baik. Yang paling penting bukan hanya ada data, tetapi data yang valid dan akurat,” pesannya.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Mojokerto Insaf Santoso menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan pendataan ekonomi terbesar di Indonesia yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali.

Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, sensus kali ini mencakup seluruh sektor ekonomi sehingga menghasilkan gambaran yang lebih lengkap mengenai kondisi perekonomian daerah.

“Jika pada sensus sebelumnya sektor pertanian belum didata, maka tahun ini seluruh sektor ekonomi akan didata, mulai dari sektor pertanian, pertambangan dan penggalian, industri pengolahan, perdagangan hingga jasa-jasa. Yang dikecualikan hanya administrasi pemerintahan dan rumah tangga,” terang Insaf.

Ia menambahkan, hasil sensus nantinya akan menjadi pijakan penting bagi pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan ekonomi, sekaligus memperbarui data yang selama ini masih mengacu pada hasil pendataan sebelumnya.

Melalui sensus tersebut, pemerintah juga dapat melihat bagaimana perkembangan sektor-sektor unggulan Kota Mojokerto, termasuk potensi ekonomi digital yang selama ini belum tergambar secara utuh dalam data resmi.

Untuk mendukung pelaksanaan pendataan, BPS Kota Mojokerto menerjunkan 99 petugas yang akan mendatangi pelaku usaha secara langsung dari rumah ke rumah maupun lokasi usaha.

Kehadiran mereka diharapkan mampu menghasilkan data yang valid, akurat, dan menjadi fondasi bagi pembangunan ekonomi Kota Mojokerto ke depan.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.