Gubernur Khofifah Ikuti Pendataan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Beri Data Akurat

oleh -132 Dilihat
WhatsApp Image 2026 06 25 at 10.30.52 AM scaled
Gubernur Khofifah saat sedang disensus Ekonomi 2026. (Istimewa)

KabarBaik.co, Surabaya – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Ia mengikuti langsung proses pendataan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim di kediamannya, Jemursari, Surabaya, Rabu (24/6).

Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Plt Kepala BPS Jatim Herum Fajarwati beserta jajarannya. Dalam kesempatan itu, Khofifah mengikuti seluruh tahapan wawancara sesuai mekanisme yang ditetapkan.

Menurut Khofifah, keikutsertaannya ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemerintah menghadirkan data ekonomi yang akurat, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.

“Ini menjadi contoh bahwa Sensus Ekonomi merupakan agenda nasional yang sangat penting dan membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat. Data yang kita berikan hari ini akan menjadi fondasi dalam merumuskan berbagai kebijakan pembangunan ke depan,” ujar Khofifah.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur kepada petugas sensus yang datang ke rumah maupun tempat usaha.

“Mari kita berikan data dan informasi yang benar kepada petugas sensus karena partisipasi aktif masyarakat sangat menentukan kualitas hasil sensus. Semakin lengkap dan akurat data yang diberikan, semakin baik pula manfaat yang dapat dihasilkan untuk mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Khofifah menjelaskan Sensus Ekonomi yang diselenggarakan setiap sepuluh tahun sekali memiliki arti strategis karena mampu menggambarkan kondisi riil aktivitas ekonomi masyarakat. Data tersebut menjadi pijakan penting dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi berbagai kebijakan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Sensus ekonomi ini kan 10 tahun sekali untuk melihat bagaimana peta ekonomi masyarakat di Jawa Timur. Data yang valid dan akurat adalah kunci dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan. Ini menjadi sangat penting untuk menghasilkan potret terkini kondisi perekonomian yang menjadi dasar pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran,” tegasnya.

Khofifah menegaskan bahwa data berkualitas juga berperan penting dalam meningkatkan ketepatan berbagai program pemerintah, termasuk penyaluran bantuan sosial dan program pemberdayaan masyarakat agar terhindar dari inclusion error maupun exclusion error.

“Kalau kita ingin bahwa setiap Bansos itu valid datanya, maka salah satu pintu masuknya melalui Sensus Ekonomi ini. Selanjutnya akan dilakukan proses verifikasi dan validasi oleh tim teknis sehingga kualitas data semakin baik,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Sensus Ekonomi 2026 dilaksanakan melalui metode pendataan dari rumah ke rumah (door to door) sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Pendataan menyasar seluruh aktivitas usaha nonpertanian di Indonesia.

“Bagi semua masyarakat Jawa Timur saya mohon semua bisa mendukung dan memberikan penjelasan sesuai dengan yang disampaikan Tim Sensus dari BPS,” imbau Khofifah.

Sementara itu, Plt. Kepala BPS Jatim Herum Fajarwati menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan Gubernur Khofifah.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur Ibu Gubernur sangat mendukung sekali, di tengah kesibukannya, beliau berkenan menerima kedatangan petugas. Ini memberikan semangat bagi kami dalam menjalankan tugas di lapangan,” ungkap Herum.

Herum menjelaskan pelaksanaan Sensus Ekonomi di Jawa Timur melibatkan 41.538 petugas yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota. Sementara di Kota Surabaya, pendataan dilakukan oleh 1.980 petugas.

“Hingga saat ini, sekitar 10 persen target pendataan di Jawa Timur telah berhasil diselesaikan. Kami optimistis seluruh proses pendataan dapat dirampungkan sesuai target pada akhir Agustus 2026 dengan dukungan aktif seluruh masyarakat Jawa Timur,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.