Seorang Kakak Terkapar Bersimbah Darah Dibacok Adik Kandung di Sidoarjo

oleh -136 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 02 at 12.54.58 PM
Pelaku pembacokan diamankan Polsek Taman (Dok Polsek Taman)

KabarBaik.co, Sidoarjo– Seorang pria di Sidoarjo terkapar bersimbah darah setelah menjadi korban pembacokan oleh adik kandungnya sendiri. Peristiwa berdarah ini terjadi di depan rumah mereka di Taman, Jumat (1/5).

Insiden bermula dari pertengkaran antar saudara yang sempat dilerai oleh keluarga. Namun situasi kembali memanas hingga berujung aksi brutal. Si adik mengambil parang dan menyerang kakaknya hingga mengalami luka serius di bagian kepala, tangan, dan perut.

Kapolsek Taman Kompol Kanisius Franata menjelaskan kejadian berawal saat kedua saudara tersebut terlibat cekcok di rumah. Meski sempat dilerai, pertengkaran kembali terjadi hingga berujung penganiayaan menggunakan senjata tajam.

“Kejadian pertengkaran itu kejadianya kemarin. Awalnya sempat dilerai keluarga dan dikira sudah selesai. Namun pelaku kembali emosi, mengambil parang, lalu membacok korban,” ujar Kanisius, Sabtu (2/5).

Korban diketahui bernama Didik Hermanto, 37, sementara pelaku adalah adik kandungnya, Elfian Efendy, 19. Aksi tersebut membuat korban terkapar hingga akhirnya mendapat pertolongan dari warga dan keluarga yang langsung membawanya ke rumah sakit.

“Korban mengalami luka di bagian kepala, tangan, dan perut akibat sabetan parang. Saat ini korban sudah mendapatkan penanganan medis,” tambahnya.

Usai Polisi yang menerima laporan langsung bergerak cepat mengamankan pelaku beserta barang bukti. Saat ini, tersangka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap motif pasti dari kejadian tersebut. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.