KabarBaik.co, Bojonegoro – Sebuah jembatan di Desa Jumput, Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro, dilaporkan mengalami kerusakan karena diduga sering dilintasi kendaraan berat jenis dump truck. Informasi awal mengenai kondisi jembatan tersebut diterima dari perangkat desa setempat.
Menindaklanjuti laporan itu, personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro langsung menuju lokasi untuk melakukan assessment.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksi mengatakan, hasil assessment menunjukkan bahwa jembatan mengalami kerusakan dengan dimensi panjang sekitar 13 meter, lebar 3,5 meter, dan kedalaman kurang lebih 3 meter.
Meski mengalami kerusakan, jembatan tersebut saat ini masih dapat dilalui warga dengan pemasangan alas sementara berupa sesek untuk menjaga akses tetap terbuka. “Kami menerima informasi dari perangkat desa terkait kerusakan jembatan yang diduga akibat sering dilalui kendaraan bertonase besar. Tim langsung kami terjunkan untuk melakukan assessment di lokasi,” ujar Heru, Jumat (20/2).
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, kondisi jembatan memang mengalami penurunan dan kerusakan pada bagian struktur. Kondisi tersebut perlu segera ditindaklanjuti oleh instansi terkait.
“Kami sudah menyarankan kepada Pemerintah Desa Jumput untuk segera berkirim surat kepada Dinas PU Bina Marga Kabupaten Bojonegoro dengan tembusan ke BPBD, agar dapat dilakukan penanganan lebih lanjut sesuai kewenangan,” tambahnya.
Heru juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintasi jembatan tersebut, terutama kendaraan bermuatan berat, guna menghindari risiko kecelakaan maupun kerusakan yang lebih parah. (*)






