KabarBaik.co – Menanggapi soal aksi protes warga Kencong terkait kerusakan jalan beberapa waktu lalu, PT Imasco justru mengucapkan terima kasih karena warga telah mengingatkan jalan rusak tersebut.
Hal itu disampaikan oleh Humas PT. Imasco, Ribut Budiono, Sabtu (11/1). Ia mengakui bahwa aktivitas perusahaan berdampak pada kondisi jalan yang mengakibatkan kerusakan.
“Perusahaan kami itu mempekerjakan lebih dari 400 karyawan internal dan sekitar 3.500 karyawan eksternal, artinya aktivitas pekerjaan terutama truk memang padat,” ujar Ribut.
Ia juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap para sopir yang bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka meski menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
“Kenapa saya menyampaikan itu, karena para sopir ini hanya bekerja, jadi jangan dilibatkan dalam urusan jalan ini. Apalagi perusahaan kami telah membayar pajak dengan jumlah yang cukup besar kepada pemerintah kabupaten selama bertahun-tahun,” katanya.
Lebih lanjut Ribut menyampaikan, PT Imasco juga telah melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) secara rutin setiap tahun. Program tersebut mencakup pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat sekitar.
“Salah satu contoh adalah dukungan kepada UMKM dan program pembuatan pupuk untuk kebutuhan desa sekitar,” terangnya.
Terkait kerusakan jalan, Ribut mengungkapkan bahwa PT Imasco sudah berkoordinasi dengan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur dan pemerintah pusat.
Perbaikan jalan sudah mendapat persetujuan dan tinggal menunggu pelaksanaan.
“Proses perbaikan jalan dijadwalkan dimulai dalam satu hingga dua bulan ke depan,” ujarnya saat di wawancarai media.
PT Imasco juga diminta membangun saluran drainase sepanjang satu kilometer di sisi jalan yang kini sudah mendapat persetujuan.
“Soal tonase truk itu sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah, bukan PT Imasco. Perusahaan hanya mematuhi aturan yang telah ditetapkan,” kata Ribut.
Selain itu, kata Ribut, perusahaan menerapkan jadwal khusus untuk meminimalkan gangguan bagi masyarakat.
“Misalnya, pembatasan truk saat jam berangkat sekolah dan pada hari Jumat siang,” katanya.
Ia menabahkan, PT Imasco berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat demi menjaga keseimbangan antara operasional perusahaan dan kepentingan publik. (*)






