KabarBaik.co – Pelaksanaan Liga 4 Grup A Jawa Timur yang berlangsung di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, pada 6, 8, dan 10 Januari 2025, mendapat apresiasi tinggi dari Asprov PSSI Jawa Timur.
Kesuksesan penyelenggaraan ini membuat Stadion Diponegoro dinilai layak untuk kembali menjadi tuan rumah pada putaran 32 besar Liga 4.
General Coordinator (GC) Grup A Liga 4 Jawa Timur, Firmansyah, menyampaikan bahwa panitia penyelenggara (panpel) Grup A mendapat pujian. Selama kompetisi berlangsung, fasilitas di Stadion Diponegoro dianggap memadai untuk mengakomodasi kebutuhan pertandingan.
Salah satu aspek yang mendapat perhatian positif adalah kesiapan tenaga kesehatan dan pengamanan di area stadion.
“Kita mendapat kredit poin karena pelaksanaannya cukup baik. Ini bisa menjadi modal bagi Stadion Diponegoro untuk kembali menjadi tuan rumah di putaran 32 besar,” ujar Firmansyah, Minggu (12/1).
Selain itu, pelaksanaan Grup A Liga 4 Jatim juga menghadirkan inovasi berupa penjualan tiket secara online. Langkah ini menjadi terobosan baru yang diapresiasi oleh banyak pihak.
Sistem keamanan pun diperketat, dengan larangan membawa barang-barang berpotensi berbahaya, seperti senjata tajam, senjata api, flare, kembang api, tongkat, minuman keras, korek api, hingga botol minuman.
Hanya individu dengan kartu identitas resmi yang diizinkan mengakses area stadion, termasuk petugas, media, kameramen, dan videografer.
“Kami juga berterima kasih kepada semua pihak yang membantu menjaga keamanan dan kelancaran kompetisi Liga 4 di Stadion Diponegoro,” tambah Firmansyah.
Ke depan, jika kembali terpilih sebagai tuan rumah, panpel berkomitmen untuk mengevaluasi dan memperbaiki beberapa kekurangan dalam penyelenggaraan sebelumnya.
Saat ini, Persewangi sebagai pihak yang mengelola Stadion Diponegoro telah mengajukan kembali stadion tersebut untuk menjadi tuan rumah putaran 32 besar.
“Panpel akan melakukan perbaikan untuk mempertahankan keamanan dan kenyamanan penyelenggaraan kompetisi,” pungkas Firmansyah. (*)
