KabarBaik.co – Bupati Sidoarjo Subandi bergerak cepat menanggapi keresahan petani tambak di Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati. Selama 10 tahun terakhir, sekitar 2.000 hektar tambak di wilayah tersebut terendam rob dan berubah menjadi lautan.
Kondisi ini terjadi sejak tanggul tambak jebol akibat banjir rob satu dekade lalu. Sejak itu, lahan tambak yang dulunya menjadi sumber penghidupan warga, tak lagi bisa difungsikan. Beberapa pohon bakau menjadi satu-satunya penanda bahwa lahan itu pernah menjadi tambak.
“Kita telah mitigasi, mudah-mudahan kita bisa mengembalikan tambak ini lagi, tidak menjadi laut seperti ini,” ucap Bupati Sidoarjo Subandi usai meninjau lokasi, Kamis (30/5).
Peninjauan dilakukan menggunakan tiga perahu, menempuh perjalanan hampir satu jam dari Sungai Kalitikung menuju muara Curah Ombo. Turut mendampingi Subandi, Dandim 0816 Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo dan Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo Dwi Eko Saptono.
Subandi mengaku khawatir jika kondisi tersebut terus dibiarkan. Ia menilai potensi kerusakan akan semakin meluas karena gelombang laut terus mengikis tanggul-tanggul tambak lainnya.
“Kita mengharapkan bantuan bersama Gubernur, Bupati Sidoarjo bersama-sama menyelesaikan persoalan tambak yang sudah sepuluh tahun belum selesai,” ujarnya.
Pemkab Sidoarjo, lanjut Subandi, akan mengalokasikan anggaran untuk menyediakan alat berat excavator PC 250 amphibi lewat Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) mendatang. Ia juga berharap Pemprov Jatim ikut membantu dari sisi alat dan sumber daya.
“Mudah-mudahan nanti dari provinsi juga membantu kita bahu-membahu menyelesaikan tambak yang seperti ini, kita juga akan berkoordinasi dengan kementerian,” harapnya.
Koordinasi juga akan dilakukan dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI agar solusi pemulihan tambak bisa dilakukan secara menyeluruh. (*)






