KabarBaik.co – Tingginya muka air tak menghentikan aktifitas angkutan sungai di Bengawan Solo, Kabupaten Bojonegoro. Hal tersebut membuat Dinas Perhubungan Bojonegoro memberikan life jacket dan ring body serta imbauan peningkatan keselamatan dan antisipasi luapan Sungai Bengawan Solo.
Sebanyak tujuh lokasi titik penyebrangan di Sungai Bengawan Solo sejak beberapa hari lalu telah didatangi petugas dari Dishub Bojonegoro. Mengingat diperkirakan selama beberapa hari terakhir tinggi muka air Bengawan Solo akan meningkat.
“Guna mengantisipasi kenaikan debit air sungai bengawan solo yang diakibatkan curah hujan yang tinggi, kita (Dishub) melakukan himbauan dan sosialisasi keselamatan angkutan sungai dan penyeberangan kepada operator dan pengelola tambangan di wilayah Kabupaten Bojonegoro,” ujar Andik Sudjarwo, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, Selasa (17/12).
Selain memberikan himbauan untuk keselamatan para penumpang perahu penyebrangan maupun operator perahu penyebrangan petugas dinas perhubungan juga membagikan alat keselamatan dan mewajibkan untuk menggunakan life jacket untuk mengurangi dampak kecelakaan air di Bengawan Solo.
“sebanyak 7 lokasi telah kita berikan bantuan alat keselamatan berupa life jacket dan ring buoy serta himbauan peningkatan keselamatan dan antisipasi luapan sungai bengawan solo,” tambah Andik.
Diharapkan dengan pembagian life jacket dan life buoy ini dapat meminimalisir dampak dari bencana transportasi air. Terlebih lagi saat musim hujan seperti sekarang ini dimana air sungai bengawan solo selalu mengalami kenaikan. “Diharapakan untuk masyarakat Bojonegoro selalu waspada dan menjaga keselamatan selama berpergian agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” Harap Andik.
Dari hasil rilis dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro pada hari Selasa (17/12) Tinggi muka air Bengawan Solo pada papan ukur di taman sungai Bengawan Solo (TBS) yang terdapat di kelurahan Ledok wetan kecamatan kota Bojonegoro pukul 17.00 WIB mencapai 13.06 atau masuk pada status siaga kuning atau siaga dua. (*)