Tak Dianggarkan di APBD 2025, Pembangunan RS Onkologi Bojonegoro Mandek

oleh -770 Dilihat

KabarBaik.co – Proses pembangunan Rumah Sakit (RS) Onkologi Bojonegoro yang menempati bekas gedung perkantoran The Residence di Jalan Nasional Bojonegoro–Cepu, Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, terhenti. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro tidak mengalokasikan anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 untuk kelanjutan pembangunan rumah sakit khusus kanker tersebut.

“RS Onkologi tahun 2025 tidak dianggarkan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, Ninik Sumiati, Senin (14/7). Menurutnya, sejumlah ruangan di gedung tersebut masih memerlukan pembenahan, sehingga proses pembangunan belum bisa diselesaikan. “Ada beberapa ruangan yang harus dibenahi,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Tata Bangunan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PKPCK) Bojonegoro, Benny Kurniawan menyampaikan bahwa pembangunan RS Onkologi hingga akhir tahun 2024 telah memasuki tahap kedua, dan ditargetkan rampung pada 2025.

Berdasarkan informasi dari laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Bojonegoro, pembangunan RS Onkologi tahap pertama yang dilakukan pada 2023 lalu menghabiskan anggaran sebesar Rp 240 juta dari nilai kontrak Rp 239 juta melalui APBD 2023.

Selanjutnya, proyek tahap kedua dianggarkan kembali pada APBD 2024 dengan pagu anggaran sebesar Rp 19 miliar dan dimenangkan oleh penyedia jasa dengan nilai kontrak mencapai Rp 18,8 miliar. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.