KabarBaik.co – Ketegangan yang sempat terjadi antara pihak KONI Kabupaten Pasuruan gara-gara anggarannya melekat di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) tampaknya harus segera diakhiri. Sebab, ajang Pekan Olahraha Provinsi (Porprov) Jatim 2025 sudah harus diperhatian secara serius.
Kendati tak mengelola anggaran sendiri, KONI Kabupaten Pasuruan mulai menginventarisasi atletnya yang akan diproyeksikan untuk Porprov 2025. Ketua KONI Kabupaten Pasuruan Mulyadi mengatakan, penjaringan atlet sudah dilakukan sejak jauh hari. Setiap cabor menerapkan seleksi ketat. ”Jadi sekarang kami benar-benar mau mendata yang fix,” kata Mulyadi, Senin (10/2).
Mulyadi mengaku belum mendapatkan data final berapa cabor dan atlet yang diproyeksikan dalam Porprov 2025. Dia masih menunggu usulan data dari masing-masing cabor, untuk selanjutnya dikomunikasikan dengan Dispora. “Karena KONI tahun ini tidak pegang anggaran, semua di Dispora,” kata Mulyadi.
Sementara itu, Kepala Bidang Olahraga Dispora Kabupaten Pasuruan Hadi Mulyono mengatakan, kekeliruan entry data SIPD membuat anggaran yang mestinya dihibahkan ke KONI melekat di dinas. Namun, dia menjamin anggaran itu aman dan penyerapannya pun sesuai dengan pengajuan.
“Kalau penggunaan secara teknis prinsipnya kami kolaborasi dengan KONI. Jadi penggunaan anggaran tetap sesuai kebutuhan,” kata Hadi. Pihaknya sudah sepakat agar atlet yang diproyeksikan untuk Porprov 2025 bisa segera masuk pemusatan latihan pada bulan ini. Semua atlet pasti akan menerima haknya.
“Tidak ada yang berbeda ketika dikelola KONI, jadi seperti tranportasi, jersey, mamin tetap dipenuhi, itu hak atlet,” tandas Hadi. (*)








