Taman Budaya Cak Durasim Jadi Ruang Kreatif, Gen Z Diajak Makin Dekat dengan Seni Tradisi

oleh -121 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 02 at 3.16.10 PM
Taman Budaya semakin gencar menyasar kalangan muda, khususnya Generasi Z (Irma Hari Trisiawardani)

KabarBaik.co, Surabaya – Di tengah derasnya arus budaya populer dan perkembangan teknologi digital, upaya menjaga warisan budaya terus dilakukan Pemprov Jatim. Salah satunya melalui Taman Budaya Jawa Timur Cak Durasim yang kini semakin aktif membuka ruang bagi para seniman sekaligus mengajak generasi muda mencintai seni dan budaya tradisional.

Bagi para pelaku seni, Taman Budaya Cak Durasim bukan sekadar tempat pertunjukan. Kawasan ini menjadi rumah untuk berkarya, berlatih, berdiskusi, hingga melahirkan berbagai gagasan kreatif yang berakar pada kekayaan budaya Nusantara.

Kepala UPT Taman Budaya Jatim Deddy Hariyono mengatakan seluruh seniman dapat memanfaatkan fasilitas di Taman Budaya untuk mengembangkan kreativitasnya tanpa dipungut biaya.

“Kami mengenalkan bahwa Taman Budaya ini adalah rumah seniman. Mereka bisa bereksplorasi, berlatih, dan mengembangkan karya maupun konsep secara gratis,” kata Deddy, Minggu (2/8).

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk menjaga keberlangsungan berbagai kesenian tradisional Jawa Timur, mulai dari tari, musik tradisional, hingga beragam tradisi budaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Dalam beberapa tahun terakhir, Taman Budaya juga semakin gencar menyasar kalangan muda, khususnya Generasi Z. Berbagai pertunjukan seni, pameran, lokakarya, hingga festival budaya rutin digelar sebagai upaya mendekatkan budaya tradisional kepada anak-anak muda.

Tidak hanya diselenggarakan oleh perangkat daerah, berbagai kegiatan tersebut juga melibatkan komunitas seni, lembaga pendidikan, hingga kelompok budaya dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Deddy menilai antusiasme generasi muda terhadap budaya lokal terus menunjukkan tren positif. Rasa ingin tahu yang tinggi menjadi peluang besar untuk menumbuhkan kecintaan terhadap seni tradisional di tengah era digital.

“Alhamdulillah, generasi sekarang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap kebudayaan. Peluang ini kami manfaatkan untuk terus mengenalkan budaya, terutama kepada anak-anak muda,” ujarnya.

Melalui berbagai ruang ekspresi yang terbuka, Taman Budaya Cak Durasim diharapkan tidak hanya menjadi tempat mempertahankan tradisi, tetapi juga menjadi laboratorium kreativitas yang mampu melahirkan karya-karya baru tanpa meninggalkan akar budaya. Dengan cara itu, seni tradisional tidak hanya bertahan, tetapi juga terus hidup, berkembang, dan menemukan tempat di hati generasi penerus. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Irma Hari Trisiawardani
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.