Tanggapan Qodari Soal Ucapan Londo Ireng yang Dilontarkan Prabowo

oleh -77 Dilihat
WhatsApp Image 2026 07 28 at 6.39.26 PM
Kepala Bakom Muhammad Qodari

KabarBaik.co, Surabaya – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari buka suara menyikapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut jurnalis, pengamat, dan LSM dengan istilah londo ireng. Qodari mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memahami konteks utuh dan substansi besar dari seluruh penyampaian Presiden, bukan hanya pada satu bagian kalimat.

“Mari kita lihat rangkaian pidato Presiden secara keseluruhan. Semua itu tujuannya satu, untuk membela kepentingan rakyat. Pidato beliau sangat konsisten berbicara tentang peningkatan kesejahteraan petani, nelayan, ketahanan pangan, swasembada beras, hingga ketahanan energi nasional,” ujar Qodari usai meninjau uji coba Portal Perlinsos Digital dan pembangunan Gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Kecamatan Tambaksari, Selasa (28/7).

Qodari menegaskan banyak hal strategis dan krusial yang menjadi inti pidato tersebut. Di antaranya kebangkitan proyek Blok Masela yang tertunda 28 tahun, serta komitmen tegas menghentikan praktik keuangan yang merugikan negara.

“Beliau juga tegaskan akan membereskan praktik under-invoicing dan transfer pricing yang setiap tahun merugikan negara Rp 500 hingga Rp 600 triliun. Itulah substansi utama yang perlu kita cermati bersama,” tambahnya.

Ketika didesak untuk menanggapi secara spesifik terkait penggunaan istilah londo ireng, Qodari kembali mengajak awak media menaruh perhatian pada isi besar kebijakan dan arah perjuangan yang disampaikan Presiden demi kemajuan bangsa.

“Kembali ke substansi, teman-teman. Terima kasih,” pungkasnya singkat.

Sebagaimana diketahui, pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam pidato puncak Harlah ke-28 PKB di Jakarta, yang menyebut istilah itu merujuk pada mereka yang mengabdi pada kepentingan asing di atas kepentingan bangsa sendiri. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.