KabarBaik.co, Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bergerak cepat mengatasi hambatan geografis dalam pelaksanaan program pelayanan kesehatan berkunjung ke rumah (Homecare).
Untuk menembus kawasan dataran tinggi yang sulit dijangkau kendaraan roda empat, Pemkab Jember merealokasi armada sepeda motor dari organisasi perangkat daerah (OPD) untuk dialihkan ke fasilitas kesehatan setempat.
Langkah ini diambil menyusul kondisi di lapangan, seperti yang terjadi di wilayah Puskesmas Sumberbaru. Dari seluruh cakupan tugasnya, terdapat enam desa berlokasi di dataran tinggi dengan kondisi jalur yang ekstrem sehingga mobil operasional Homecare tidak dapat melintas.
Kepala Puskesmas Sumberbaru, A. Bawin Budiharto, menjelaskan bahwa penyesuaian teknis dan inovasi di tingkat lapangan terus dilakukan agar hak masyarakat atas pelayanan medis tetap terpenuhi tanpa mengabaikan petunjuk teknis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jember.
“Kunjungan ke rumah warga kami jalankan secara berkala setiap bulan. Khusus untuk Sumberbaru, target sasaran Homecare tercatat sebanyak 456 jiwa, termasuk di dalamnya 146 ibu hamil dan 28 anak balita yang terdeteksi stunting,” papar Bawin, Kamis (13/8).
Merespons tantangan aksesibilitas tersebut, Bupati Jember Gus Fawait menyampaikan bahwa pihaknya merelokasi aset kendaraan roda dua milik sejumlah OPD yang pemanfaatannya belum maksimal untuk diserahkan kepada puskesmas-puskesmas yang membutuhkan.
“Penambahan armada motor operasional ini disiapkan agar para tenaga medis lebih lincah dan cepat dalam menjangkau wilayah ber-terrain berat. Harapannya, seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat program Homecare secara merata,” tegas Gus Fawait. (*)






