KabarBaik.co, Banyuwangi – Seorang lansia pencari rongsokan ditemukan meninggal dunia di dalam jurang sedalam 4 meter. Korban bernama Masidah alias Wiji, 73 tahun, warga Desa Dadapan, Kecamatan Kabat. Ia meninggal diduga usai terpeleset.
Kapolsek Kabat, AKP Badrodin Hidayat mengatakan, jasad korban ditemukan warga sekitar pukul 10.45 WIB di tanah kosong samping Perum Griya Dadapan Indah (GDI), Dusun Krajan, Desa Dadapan. Penemuan itu kemudian dilaporkan ke polsek lewat layanan 110.
“Kami bersama Tim Medis Puskesmas Kabat, Inafis Satreskrim Polresta Banyuwangi, dan Perangkat Desa Dadapan Kecamatan Kabat segera mendatangi TKP,” jelasnya.
Setiba di TKP, Tim Inafis Satreskrim Polresta Banyuwangi bersama Medis Puskesmas Kabat segera melakukan pemeriksaan luar. Saat itu, diketahui Masidah dalam kondisi meninggal dunia.
“Terdapat luka robek pada tulang kering kaki kiri bagian depan, serta tidak ditemukan adanya perlukaan lain atas dugaan kekerasan atau tindak pidana,” terangnya.
Selanjutnya, jenazah nenek tersebut dievakuasi ke rumahnya. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah Masidah dan membuat Surat Pernyataan Penolakan Otopsi.
Badrodin menjelaskan bahwa lokasi kejadian merupakan tanah kosong bantaran sungai yang difungsikan sebagai tempat pembuangan sampah. Lokasinya terjal dengan ketinggian sekitar 4 meter dan banyak bebatuan maupun bekas bongkahan cor semen.
Menurutnya, diduga kuat Marsidah terpeleset saat mencari barang bekas di tempat itu. Saat terjatuh kemungkinan tulang kering kaki kiri membentur ujung bongkahan cor semen sehingga mengakibatkan pendarahan. “Tidak ditemukan luka lain pada tubuh korban,” ujarnya. (*)






