Tersangka Pencabulan 8 Murid di Bojonegoro Pernah Jadi Korban

Reporter: Shobilul Umam
Editor: Gagah Saputra
oleh -101 Dilihat
Tersangka dibawa petugas kepolisian saat akan dilakukan pemeriksaan.(umam)

KabarBaik.co – Terbongkarnya kasus pencabulan yang dilakukan oleh M (23) yang merupakan oknum guru di salah satu madrasah di kabupaten Bojonegoro menjadi perhatian Publik.

Dari hasil pemeriksaan Satuan reserse Kriminal Polres Bojonegoro ditemukan bahwa pelaku pencabulan 8 muridnya adalah korban perlakuan yang sama di masa lalu.

tersangka yang sudah 6 tahun mengajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Bojonegoro mengaku, juga pernah menjadi korban pencabulan sesama jenis saat masih menempuh pendidikan di pondok pesantren di Lamongan.

Baca juga:  Penganiayaan Cinta Segitiga di Bojonegoro Berujung Restorative Justice

Dia mengaku dicabuli oleh kakak tingkatnya saat di sekolah tersebut. Sehingga memicunya melakukan hal serupa kepada siswanya.

“Tersangka (pernah) dicabuli ketika bersekolah di pondok pesantren di Lamongan. Yang mencabuli kakak kelas atau seniornya,” ujar AKP Fahmi Amirullah, Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, Jumat (22/3).

Sementara saat ini, Polres Bojonegoro terus mengembangkan kasus pencabulan yang dilakukan oknum guru kepada sejumlah siswanya ini.

Baca juga:  Pemilu Damai 2024, Kapolres Bojonegoro Jalin Silaturahmi Bersama Dai dan Pendeta Kamtibmas

Tujuh korban mendapat pelecehan seksual dan satu korban hingga disodomi. Jumlah tersebut diperkirakan masih bisa bertambah lantaran tersangka sudah lama mengajar di sekolah tersebut.

Para siswa yang menjadi korban pencabulan, lanjut AKP Fahmi, juga diancam agar tidak menceritakan perbuatan tersangka kepada orang lain.

Untuk menutup mulut para korban, tersangka memberikan uang senilai Rp50 ribu. “Tersangka juga memberi uang Rp50 ribu kepada para korbannya,” pungkasnya.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.