Tertimbun Material Longsor, 12 Rumah di Trenggalek Rusak, Sejumlah Warga Diungsikan

oleh -264 Dilihat
RUMAH LONGSOR
Petugas meninjau rumah terdampak longsor di Desa Sumurup, Kecamatan Bendungan, Trenggalek, Sabtu (20/4) (ANTARA)

KabarBaik.co- Sedikitnya 12 rumah yang dihuni 12 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 35 jiwa di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, rusak cukup parah. Ini setelah rumah warga itu tertimbun material longsor yang mendera wilayah setempat sejak Kamis (18/5) malam.

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek Triadi Atmono mengatakan, data tersebut masih bersifat sementara karena inventarisasi sampai saat ini masih terus dilakukan.

Belas”Ini data sementara yang berhasil kami himpun berdasar laporan dari TRC dan pemerintah desa/kecamatan yang mengalami bencana (longsor),” kata Tri, sapaan Triadi Atmono, seperti dilansir Antara, Minggu (21/4).

Rumah rusak terdampak longsor itu tersebar di 11 desa/kelurahan lima kecamatan, yakni di Kecamatan Bendungan, Dongko, Munjungan, Kampak, dan Watulimo.

Di Kecamatan Bendungan longsor di area pemukiman terjadi di Desa Sumurup, Dompyong, dan Surenlor. Kemudian, di Kecamatan Dongko, longsor serupa menerjang beberapa rumah warga di Desa Petung, Salamwates, dan Pringapus.

Longsor sporadis juga terjadi di Kecamatan Munjungan yang dilaporkan mengenai rumah warga dan fasilitas umum di wilayah Desa Karangturi, Binangun dan Besuki. Lalu, di Kecamatan Kampak terjadi di Desa Karangrejo, dan di Kecamatan Watulimo, terjadi di Desa Margorejo.

Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Beberapa rumah disebut sudah tidak laik ditinggali. Sebab, dampak kerusakan yang parah serta volume longsoran yang besar.

Di Desa Sumurup, misalnya, longsor dari area tebing yang ada di belakang pemukiman warga ambrol dan mengenai tiga rumah penduduk. Ketiga rumah tersebut adalah milik Sarjuni, Nuruddin dan Nurwanto. Rata-rata kerusakan terjadi di area dapur, kamar belakang dan gudang.

Demi menghindari risiko longsor susulan, seluruh harta benda milik ketiga keluarga yang menjadi korban dievakuasi. Para penghuni juga diungsikan ke tempat yang aman.

Tri mengatakan, langkah penanganan yang dilakukan sejauh ini adalah dengan melakukan asesmen, meninjau lokasi dan melakukan pembersihan material longsor menggunakan alat berat maupun dengan cara kerja bakti atau gotong royong. (*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.