Tim Sepakbola Amputy Banyuwangi Perkuat Diri Jelang Turnamen Piala Menpora

oleh -387 Dilihat
4803ed53 daa5 4cb8 a239 802e3ae081af
Para atlet Persewangi saat tengah latihan di Taman Blambangan. (Foto: Ikhwan)

KabarBaik.co – Sebanyak 12 atlet disabilitas yang tergabung dalam Persatuan Sepak Bola Amputasi Banyuwangi (Persawangi) melakukan latihan di Taman Blambangan, Minggu (4/8).

Mereka rutin melakukan latihan sebab dalam waktu dekat mereka akan mengikuti turnamen sepak bola amputasi Piala Menpora yang akan diselenggarakan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Desember 2024 mendatang.

Ketua Persawangi, Mahmud Hasyim mengungkapkan bahwa timnya sedang dalam kondisi prima dan siap bersaing untuk merebut gelar juara.

“Alhamdulillah, kondisi teman-teman fit dan semangat. Kami akan terus menjaga ini selama empat bulan ke depan,” ujarnya.

Mahmud menegaskan bahwa target minimal mereka adalah menjadi juara kedua dalam Piala Menpora mendatang.

“Insyaallah, kami optimis bisa mencapai target tersebut,” tegas Mahmud dengan penuh keyakinan.

Mahmud mengatakan, intensitas latihan akan terus digeber yang awalnya sekali dalam sepekan ditingkatkan bisa dua hingga tiga kali.

“Dengan segala persiapan dan semangat yang terus terjaga, Persawangi siap untuk menunjukkan kemampuan terbaik kami di ajang Piala Menpora,” katanya.

Menurutnya, setiap kali latihan, Klub Persawangi tidak terfokus di satu lapangan. Mereka berpindah-pindah tempat. Tujuannya untuk memperkenalkan ke masyarakat luas bahwa ada sepak bola disabilitas di Banyuwangi.

“Kami berlatih berpindah-pindah lapangan, agar lebih banyak masyarakat yang melihat dan mengenal kami,” jelasnya.

Persawangi juga membuka peluang bagi orang-orang yang mengalami amputasi dan memiliki kelainan sejak lahir untuk bisa bergabung.

“Karena anggota kami tidak hanya yang amputasi, tapi juga ada yang memiliki kelainan sejak lahir,” cetusnya.

Anggota sepak bola yang tergabung di Persawangi berusia mulai 18 tahun hingga paling senior 52 tahun. Meski sudah ada yang berusia lanjut, semangat mereka tidak diragukan lagi.

Seperti pemain dari Siliragung, Pesanggaran, Maryono. Meski jarak dari rumah ke tempat latihan sangat jauh sekitar 55 kilometer, ia tetap berkorban untuk klubnya.

“Tetap semangat, kami prioritaskan untuk Persawangi bisa menang di Piala Menpora nanti,” ungkapnya.

Saat ini Klub Persawangi berada dibawah naungan Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI) Banyuwangi yang resmi terbentuk pada Sabtu, 15 Juni 2024 lalu.

Askab PSAI Banyuwangi juga diketuai oleh Mahmud Hasyim masa bakti 2024-2029. Mereka sudah menerima SK dari PSAI Indonesia Amputee Football Association (INAF). (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.