KabarBaik.co, Surabaya– Dunia karate Indonesia kembali menaruh harapan besar pada sosok senior asal Jawa Timur, Totok Lusida. Melalui Kongres PORBIKAWA III yang digelar di Surabaya, Totok resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Perguruan Persatuan Olahraga Beladiri Ishikawa (PORBIKAWA) Karate-do.
Dukungan penuh datang dari delapan Pengurus Provinsi (Pengprov) yang hadir. Tanpa adanya rival dalam pemilihan, keputusan bulat ini menjadi bukti nyata atas kepercayaan tinggi terhadap kapasitas dan rekam jejak Totok di dunia bela diri nasional.
Figur Berpengalaman dan Berpengaruh
Totok Lusida bukanlah nama asing dalam kancah olahraga maupun organisasi nasional. Ia pernah menjabat sebagai Ketua FORKI Jawa Timur selama dua periode, di mana ia sukses mengangkat prestasi karateka daerah ke level yang lebih tinggi. Di luar karate, Totok dikenal sebagai mantan Ketua Umum REI Pusat dan saat ini mengemban amanah sebagai Staf Ahli Menteri Permukiman Rakyat.
Visi Besar: Profesionalisme dan Digitalisasi
Dalam sambutannya, Totok menegaskan siap menjawab tantangan untuk membesarkan PORBIKAWA. Salah satu target utamanya adalah memperluas jangkauan organisasi.
“Terima kasih atas kepercayaan ini. Saya menerima amanah karena ini tantangan. Saat ini PORBIKAWA baru ada di delapan daerah, ke depan kami targetkan berkembang menjadi 20 daerah,” ujar Totok dengan optimis.
Selain ekspansi wilayah, Totok telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk membawa PORBIKAWA menuju level internasional, di antaranya, Pembenahan Organisasi, Penguatan struktur internal agar lebih solid.
Peningkatan SDM & Nilai Budo: Menjaga tradisi karate sembari meningkatkan kualitas pelatih dan atlet.
Digitalisasi: Modernisasi sistem organisasi untuk efisiensi dan transparansi.
Fokus Prestasi dan Turnamen
Guna mengasah mental bertanding para atlet, Totok memastikan PORBIKAWA akan aktif berpartisipasi dalam setiap kejuaraan yang digelar oleh FORKI. Tidak hanya itu, ia juga berencana menghidupkan kembali gairah kompetisi melalui penyelenggaraan turnamen full contact, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Dengan kepemimpinan baru ini, PORBIKAWA diharapkan tidak hanya menjadi wadah pembinaan yang profesional dan berintegritas, tetapi juga mampu mencetak karateka-karateka andalan yang dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. (*)








