Tradisi Emas, Panjat Tebing Jadi Andalan Baru Indonesia

oleh -68 Dilihat
Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman (kiri) bersama dengan Ketua Umum PP FPTI Yenny Wahid saat acara pelantikan pengurus FPTI periode 2023-2027 di Jakarta. (KONI Pusat)

KabarBaik.co – Cabang olahraga (cabor) panjat tebing menjadi asa baru Indonesia dalam meneruskan tradisi emas pada ajang Olimpiade. Bukan tanpa alasan. Sederet prestasi dunia diraih atlet-atlet panjat tebing dalam dua tahun terakhir ini.

Apalagi nomor speed putra yang sangat membanggakan Indonesia bakal diperlombakan pada Olimpiade 2024 Paris. Dimana Rahmad Adi Mulyono dan Desak Made Rita Kusuma Dewi telah mengamankan tiket Olimpiade 2024.

Karena itu, membawa pulang medali emas di pesta olahraga terbesar dunia itu menjadi wajib hukumnya. Selama ini, Indonesia kerap mengandalkan bulu tangkis menjadi ladang emas di setiap perhelatan Olimpiade.

Hanya saja, bulu tangkis Merah Putih seret prestasi belakangan ini. Melihat performa para atletnya yang jauh di bawah standar sepanjang 2024.

Baca juga:  BK PON Khusus Diinisiasi oleh KONI dan Gubernur, Asprov Jatim Sampaikan Terima Kasih

Untuk itu, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat berharap cabor panjat tebing menjadi kontributor medali Indonesia di ajang Olimpiade 2024 Paris. Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menilai panjat tebing menjadi cabang olahraga potensial untuk memberikan medali di ajang Olimpiade 2024.

“Tradisi medali emas yang selama ini disumbangkan bulu tangkis, kali ini panjat tebing punya peluang besar. Atlet panjat tebing Indonesia selalu membuat kita bangga akan prestasinya, baik tingkat ASEAN, Asia hingga dunia dan sebentar lagi Olimpiade Paris 2024,” kata Marciano Norman dikutip dari situs resmi KONI Pusat, Selasa (5/3/2024).

Baca juga:  BK PON Khusus Diinisiasi oleh KONI dan Gubernur, Asprov Jatim Sampaikan Terima Kasih

Mantan Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) itu juga berharap Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) mempersiapkan atlet-atlet yang siap menjadi penerus para atlet panjat tebing berprestasi dunia saat ini atau dengan kata lain memperhatikan regenerasi. Ia berpesan agar tata kelola organisasi FPTI ditingkatkan lagi kualitasnya sehingga dapat melaksanakan program yang membuahkan prestasi.

Selain itu untuk proses regenerasi atlet, Marciano Norman mengatakan FPTI harus mempersiapkan secara maksimal para atlet-atlet yang kini belum memperoleh jam terbang melalui keikutsertaannya di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara.

“Saya berharap pada PON XXI/2024, akan muncul atlet-atlet muda dari FPTI yang menjadi pelapis atlet-atlet senior kita yang sekarang dipersiapkan untuk Olimpiade. Juga, tata kelola organisasi harus ditingkatkan, pembinaan dan sosialisasi panjat tebing digencarkan agar selalu menjadi cabor unggulan yang membuat Indonesia bangga,” harap Marciano Norman.

Baca juga:  BK PON Khusus Diinisiasi oleh KONI dan Gubernur, Asprov Jatim Sampaikan Terima Kasih

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) FPTI Yenny Wahid mengatakan, ke depan pihaknya akan menguatkan organisasi FPTI agar makin solid dan berkontribusi terhadap peningkatan prestasi atlet panjat tebing Indonesia.

“Banyak agenda nasional dan internasional yang masih menjadi tugas FPTI. Termasuk untuk mengirimkan wakil berlaga di Olimpiade 2024 Paris mendatang maka FPTI dituntut untuk kerja cepat dan kerja keras,” ujar Yenny Wahid.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.