KabarBaik.co, Jombang— Truk tronton menabrak pikap di Jalan Nasional Surabaya–Madiun masuk Desa Janti, Jogoroto. Kecelakaan itu membuat sopir pikap terjepit di kabin.
Proses evakuasi sopir pikap bernama Hendriyanto, 50, warga Desa Catakgayam, Mojowarno, Jombang, tersebut berlangsung dramatis.
Korban terjepit di dalam kabin pikap yang ringsek akibat benturan keras. Petugas gabungan membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk mengeluarkan tubuh korban.
Kecelakaan bermula saat truk tronton bernopol L 9610 UE melaju dari arah timur ke barat. Sesampainya di lokasi, truk tersebut menabrak pikap yang dikemudikan Hendriyanto.
Benturan keras membuat bagian depan pikap hancur dan menjepit tubuh korban.
Salah satu saksi, Abdul Hakim, mengaku mendengar suara benturan keras sebelum melihat kondisi korban.
“Tiba-tiba terdengar suara keras. Saat saya keluar, sopir pikap sudah terjepit di dalam kabin,” ujar Abdul.
Proses evakuasi tidak mudah. Selain kondisi kabin yang ringsek, petugas juga harus mengantisipasi risiko kebakaran akibat tumpahan bahan bakar di sekitar lokasi.
Petugas pemadam kebakaran menggunakan alat pemotong hidrolik untuk membuka bagian kabin yang terjepit. Proses dilakukan secara hati-hati agar tidak memperparah kondisi korban.
“Posisi kaki korban terkunci di dasbor, sehingga kami harus membuka ruang dengan alat hidrolik,” kata salah satu petugas di lokasi.
Setelah berhasil dievakuasi, Hendriyanto langsung dilarikan ke RSUD Jombang untuk mendapatkan perawatan intensif. Meski mengalami luka-luka, korban dalam kondisi sadar saat dibawa ke rumah sakit.
Akibat kejadian ini, arus lalu lintas di jalur nasional tersebut sempat mengalami kemacetan panjang.
Kasus kecelakaan kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang untuk penyelidikan lebih lanjut. (*)







