KabarBaik.co – Banjir luapan Kali Lamong yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Gresik mulai menunjukkan tanda-tanda surut. Per hari ini, Rabu (26/2) pukul 09.00 WIB, genangan air di beberapa desa di Kecamatan Balongpanggang telah surut. Namun, di Kecamatan Benjeng dan Cerme, sejumlah titik masih tergenang dengan ketinggian bervariasi.
Di Kecamatan Balongpanggang, desa-desa seperti Jombangdelik, Ngampel, Dapet, Sekarputih, Banjaragung, Wotansari, Karangsemanding, dan Pucung melaporkan bahwa air yang sempat merendam rumah warga, jalan lingkungan, serta area persawahan kini telah surut.
Sebaliknya, di Kecamatan Benjeng, kondisi masih mengkhawatirkan. Di Desa Kedungrukem, sebanyak 732 rumah tergenang, dengan jalan desa sepanjang 3,5 kilometer masih terendam air setinggi 20–40 cm.
Jalan poros desa juga tergenang hingga 750 meter, sementara jalan raya sepanjang 100 meter masih terendam setinggi 10–20 cm. Fasum seperti masjid, Pustu, dan makam umum juga terdampak banjir.
Desa Deliksumber juga mengalami dampak signifikan. Sebanyak 100 rumah warga, Ponkesdes, sekolah dasar, pendopo balai desa, dan fasum lainnya masih terendam air. Di desa ini, sawah seluas 120 hektar juga masih tergenang dengan ketinggian air sekitar 20–40 cm. Sementara itu, di Desa Sedapurklagen, jalan desa sepanjang 800 meter dan JPD sepanjang 500 meter masih terendam, dengan ketinggian air berkisar 10–40 cm.
Kecamatan Cerme juga terdampak. Di Desa Dadapkuning, jalan raya tergenang setinggi 10 cm sepanjang 50 meter, sementara SDN 58 Gresik juga terendam air dengan ketinggian 10–20 cm. Selain itu, tanggul anak Kali Lamong di desa ini jebol sepanjang lima meter, memperparah dampak banjir.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Gresik, Sukardi, pemerintah telah berkoordinasi dengan BBWS Bengawan Solo, BPBD Jawa Timur, serta aparat desa dan kecamatan untuk menangani dampak banjir. “Kami terus melakukan monitoring, pendataan, dan evakuasi warga ke tempat aman. Personel dan bantuan logistik juga telah dikerahkan ke lokasi terdampak,” ujarnya, Rabu (26/2).
Meskipun beberapa wilayah sudah mengalami surut, genangan di sejumlah titik masih menghambat aktivitas warga. Pemerintah daerah bersama tim penanggulangan bencana terus berupaya mempercepat pemulihan situasi. (*)








