Jembatan Darungan Putus, Siswa SDN 2 Jubung Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai Bedadung Pakai Rakit

oleh -73 Dilihat
Anak sekolah saat menaiki rakit menyeberangi sungai. (Ist)
Anak sekolah saat menaiki rakit menyeberangi sungai. (Ist)

KabarBaik.co, Jember – Pascaditerjang banjir bandang pada Februari lalu, jembatan gantung di Dusun Darungan, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, Jember, hingga kini belum tersentuh perbaikan.

Kondisi ini memaksa warga, khususnya para orang tua siswa, untuk memutar otak demi memastikan anak-anak mereka tetap bisa mengenyam pendidikan.

Putusnya jembatan tersebut membuat aktivitas warga yang menghubungkan wilayah utara dan selatan (arah Ajung) lumpuh total. Akses utama yang biasanya memangkas waktu perjalanan kini berubah menjadi rintangan berat.

Kapolsek Sukorambi, AKP Sudarsono, mengungkapkan bahwa warga yang ingin menyeberang harus menempuh jalur alternatif yang sangat jauh.

“Warga terpaksa memutar jauh ke arah timur melalui Mangli, Kecamatan Kaliwates, atau ke arah barat melalui jembatan gantung di Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji,” ujar Sudarsono, Ranu (15/4).

Demi menghindari jalur memutar tersebut, para wali murid berinisiatif membuat rakit sederhana dari bambu. Fasilitas darurat ini digunakan untuk menyeberangkan sekitar lima siswa SDN 2 Jubung dan satu pelajar TK yang tinggal di sisi utara sungai, sementara sekolah mereka berada di sisi selatan.

“Setiap hari, anak-anak ini harus menyeberangi aliran Sungai Bedadung. Wali murid membuat rakit untuk antar-jemput anak sekolah. Namun, itu hanya dilakukan saat aliran sungai dalam keadaan normal atau arus tidak deras,” tambahnya.

Kondisi menjadi jauh lebih sulit saat cuaca ekstrem melanda. Jika debit air Sungai Bedadung meningkat atau arus mulai liar, penggunaan rakit bambu terlalu berisiko untuk keselamatan anak-anak.

Dalam situasi tersebut, para siswa tidak punya pilihan selain menempuh jalur darat yang sangat jauh, baik dengan bersepeda sendiri maupun diantar orang tua melalui Desa Kaliwining.

Sebagai informasi, jembatan gantung penghubung Dusun Darungan (Desa Jubung) dengan Kecamatan Ajung ini ambrol pada Kamis, 12 Februari lalu sekitar pukul 21.20 WIB. Struktur jembatan tidak kuat menahan hantaman debit air yang meningkat drastis akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.

Hingga berita ini diunggah, warga berharap ada langkah nyata dari pemerintah daerah untuk segera melakukan perbaikan permanen agar mobilitas pendidikan dan ekonomi warga kembali normal. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.