Usai Gresik Gilas Juara Bertahan 3-0, Alessandro Lodi Mohon Doa Tren Terus Berlanjut

oleh -49 Dilihat
ALESSANDRO LODI LAGI
Alessandro Lodi, pelatih kepala tim voli putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.

KabarBaik.co, Sentul,– GOR Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto Sentul, Bogor, bergemuruh bagai kandang sendiri, Kamis (26/2) malam.  Tak disangka, ribuan pasang mata yang memadati tribun kompak mengenakan jersey kuning kebesaran Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPP) .

Ya, pendukung “The Bulls” datang berbondong-bondong dan mengubah laga tandang terakhir malam itu seolah menjadi partai kandang yang meriah sejak peluit ditiup.

Di tengah lautan kuning itu, tampak pula Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, yang memang dikenal sebagai leader pecinta olahraga, terutama bola dan voli. Sejak Proliga 2026 bergulir, Daconi kerap menyaksikan langsung ke medan laga. Dia pun tampak antusias dan puas saat Mediol Yoku dkk kembali membungkam sang juara bertahan, Jakarta Pertamina Enduro (JPE), dengan skor telak 3-0 (25-20, 25-22, 25-17).

Pelatih Gresik Phonska Plus, Alessandro Lodi, mengungkapkan bahwa laga melawan JPE sudah dipersiapkan dengan matang. Sejak awal, mantan pelatih Farm Fresh Foxies di Liga Filipina itu menginstruksikan anak asuhannya untuk bermain menekan demi bisa meraih kemenangan.

“Laga hari ini tidak menentukan karena kedua tim sudah tembus final four Proliga 2026. Kami menunjukkan di laga ini bahwa kami bertekad meraih gelar juara dan menunjukkan level permainan kami sesungguhnya,” ujar pelatih asal Italia itu.

Pelatih kelahiran 8 Desember 1987 itu berharap tren kemenangan anak asuhannya bisa terus berlanjut di final four. Kemenangan di babak reguler ini diharapkan bisa membawa aura positif hingga di akhir musim meraih gelar juara.

“Tentu kami berharap tren ini bisa berlanjut sampai final four dan grand final. Kami tidak mau sampai di sini saja, tapi terus berlanjut hingga kami meraih gelar juara,” ujar Lodi kepada awak media seusai laga.

Baca Juga: Alessandro Lodi: Sang Arsitek Global di Balik Ambisi Takhta Gresik Petrokimia

Sementara itu, Kapten Gresik Phonska Plus, Mediol Yoku, mengungkapkan bahwa semua rekan-rekannya bermain luar biasa. Pemain kelahiran 1 November 1999 itu punya tekad untuk bisa meraih kemenangan dan menutup babak fase reguler dengan kemenangan.

“Apresiasi kepada semua rekan-rekan saya di lapangan hari ini. Mereka bermain luar biasa sehingga peran saya di laga ini sebagai penyeimbang bisa berjalan dengan baik. Sesuai dengan arahan pelatih, kami mencoba bermain lebih baik saat bertahan dan baru fokus menyerang,” ungkap pemain yang konsisten membela The Bulls. Dia dkk pun mohon doa agar timnya terus meraih hasil terbaik.

Seusai pertandingan, euforia kemenangan semakin terasa ketika seluruh tim, ofisial, dan pendukung kompak merayakan momen istimewa. Ternyata, kemenangan telak ini berbarengan dengan perayaan ulang tahun anggota jajaran tim. Lagu “Selamat Ulang Tahun” dari Jamrud pun berkumandang riang di seluruh penjuru GOR, menciptakan harmoni antara sorak kemenangan dan doa spesial.

Baca Juga: Empat S dalam Hidup Daconi Khotob, Nahkoda Baru PT Petrokimia Gresik

Yang juga mencuri perhatian, Alessandro Lodi juga berjingkrak-jingkrak kegirangan di tengah lingkaran tim. Dia tak bisa menyembunyikan kegembiraannya. Bukan hanya karena kemenangan bersih, melainkan juga karena melihat kekompakan tim yang semakin solid.

Daconi pun tak mau ketinggalan. Alumnus Teknik Kimia UGM dan doktor Universitas Brawijaya itu turun ke lapangan dengan jersey bernomor punggung 14, merayakan langsung bersama para pemain dan jajaran manajemen, berfoto bersama, serta melepas keriangan di tengah riuhnya pendukung.

Kemenangan tersebut mengukuhkan tim kebanggaan Jawa Timur ini di puncak klasemen Proliga 2026 dengan 29 poin dari 10 kemenangan. Hanya dua kali kalah saat seri Malang. Itupun karena absennya Oleksandra Bytsenko dan Lodi karena dikabarkan sakit. Adapun JPE menempati posisi runner up dengan 24 poin.

Baca Juga: Medi Yoku: Konsistensi Sang Kapten, Inspirasi Akar Rumput

Hasil ini sekaligus menjadi pesan tegas menuju final four. Bahwa  Gresik Phonska Plus bukan sekadar pemuncak tabel, tapi kandidat kuat juara setelah enam kali harus puas sebagai runner-up di ajang Proliga. Namun, euforia tak perlu berlama-lama. Sebab, boleh jadi final four berubah seiring terbukanya bursa transfer pemain. Termasuk pemain-pemain asing.

Gresik dan JPE sudah dipastikan mengunci dua tiket final four. Dua tiket tersisa masih akan diperebutkan tiga tim ibu kota lainnya. Yakni, Jakarta Popsivo Polwan, Jakarta Livin Mandiri, dan Jakarta Electric PLN Mobile. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.