KabarBaik.co – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bergerak cepat menangani banjir yang merendam Perumahan Villa Indah Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Selasa (16/12) lalu. Banjir akibat hujan deras yang mengguyur sejak Senin sore tersebut melumpuhkan aktivitas ratusan warga.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember, Zughrinada Wahyudi Hidayat, menyatakan bahwa penanganan dilakukan secara terpadu lintas sektoral.
“Fokus utama kami adalah keselamatan warga. Kami telah menyalurkan logistik, mengirimkan dua tandon air bersih, serta mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan dasar,” jelas Zughrinada.
Meskipun tidak ada korban jiwa, banjir ini merupakan masalah berulang. BPBD mengakui adanya tantangan besar dalam penanganan bencana, mengingat keterbatasan personel.
Saat ini, Tim Reaksi Cepat (TRC) hanya berjumlah 17 orang, sementara titik banjir yang harus ditangani tersebar di 21 lokasi di berbagai kecamatan.
“Kami meminta masyarakat tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang diprediksi bertahan hingga Februari 2026. Sangat disarankan warga menyiapkan Tas Siaga Bencana untuk mengamankan dokumen penting dan kebutuhan mendesak,” terangnya.
Salah satu warga Fira mulai mengaku baru menyadari bahwa rumahnya berdiri di kawasan bantaran sungai.
“Dulu saat beli kami tidak tahu. Sekarang baru terasa dampaknya. Tanggul yang dibuat pun akhirnya jebol,” ungkapnya.
Merespons hal ini, Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap izin dan kelayakan pembangunan perumahan di kawasan rawan bencana guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (*)









