KabarBaik.co, Banyuwangi – Sebuah video sekeluarga turis asing membuat api unggun di puncak TWA Kawah Ijen viral di media sosial. Padahal sesuai aturan BBKSDA, api unggun dilarang di tempat itu karena dinilai membahayakan. Selain merusak ekosistem perbuatan itu juga berpotensi memicu kebakaran hutan.
Kepala TWA Kawah Ijen, Rusdi Santoso mengaku telah mengetahui video tersebut. Pihaknya juga telah memintai klarifikasi kepada pihak pengunggah video.
“Setelah videonya viral kami dilapori dari banyak pihak. Akhirnya kami telusuri dan ketemu dengan pengunggah videonya,” kata Rusdi, Jumat (30/1).
Pemilik konten merupakan seorang guide wisata. Dari pengakuannya peristiwa itu terjadi sekitar dua minggu lalu. Guide tersebut mengaku bila turis yang membuat api unggun bukan tamunya. Guide hanya merekam karena bagi dia momen menarik.
“Guide katanya sempat menegur keluarga wisatawan asing itu. Tapi sebelum menegur guide memvideo lalu justru menguplod-nya di media sosial,” ujar Rusdi.
Pemilik konten, lanjut Rusdi juga diminta menghapus video yang diunggah di media sosial. Sebab, bila video semakin tersebar dikhawatirkan ditiru oleh wisatawan lainnya.
“Pemilik konten juga kami tegur, dan kami minta men-takedown kontennya,” bebernya.
Setelah kejadian itu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan para guide yang biasa beroperasi di TWA Kawah Ijen. Ia meminta para guide mengedukasi para tamu supaya tidak melanggar aturan.
“Para guide kami evaluasi dan kami minta agar tamunya diberi edukasi supaya tindakan serupa tidak terulang lagi. Karena sesuai aturan di puncak Ijen tidak boleh membuat api unggun karena bisa merusak ekosistem dan menyebabkan kebakaran,” tandasnya.






