KabarBaik.co, Jombang – Kegiatan sahur on the road (SOTR) di Jombang menjadi sorotan warganet setelah viral di media sosial. Pasalnya, selain diiringi sejumlah sound horeg, acara tersebut juga menampilkan perempuan berpakaian seksi dan berjoget dengan gerakan yang dinilai kurang pantas dilakukan di momen Ramadan.
Sejumlah video SOTR itu beredar di TikTok dan memperlihatkan ribuan orang berkonvoi menggunakan sepeda motor. Mereka mengikuti iring-iringan sound horeg yang melintasi jalan kampung hingga area persawahan, sejak dini hari saat suasana masih gelap hingga pagi hari.
Dalam salah satu unggahan, tampak seorang penari berpakaian ketat berjoget di depan sound horeg milik Aprelia Production. Penari tersebut terlihat meliuk-liuk mengikuti musik sambil sesekali menerima saweran dari penonton. Tayangan itu pun menuai beragam komentar dari warganet yang menyayangkan adanya hiburan tersebut di bulan suci Ramadan.
“Puasa-puasa seharusnya lebih santun,” tulis salah satu akun.
Warganet lain mempertanyakan konsep SOTR yang justru menampilkan jogetan. “Sahur on the road kok ada dancernya,” tulis akun lainnya.
Sekretaris Desa Jatibanjar, Kecamatan Ploso, Hengki, membenarkan adanya kegiatan SOTR yang berlangsung di jalan penghubung Desa Jatibanjar dengan Desa Sumbergondang, Kecamatan Kabuh, pada Minggu (22/2) pagi.
Namun, ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Jatibanjar.
“Kalau jogetan seperti itu jelas tidak pantas, apalagi di bulan puasa,” kata Hengki saat dikonfirmasi, Selasa (24/2). (*)







