KabarBaik.co, Batu – Kondisi seekor singa yang berada di kawasan wisata Jatim Park 2, Kota Batu, menjadi sorotan publik setelah sebuah unggahan di media sosial mempertanyakan kondisi fisik satwa tersebut.
Sorotan itu disampaikan akun Instagram @doniherdaru pada Jumat (14/8) sore. Unggahan tersebut menampilkan foto seekor singa jantan yang disebut diambil pengunjung pada 31 Juli 2026 di area Lion Feeding Section, Jatim Park 2.
Dalam unggahannya, akun tersebut menuliskan pertanyaan, “SINGA DI JATIMPARK 2, KOK KURUS?” Kondisi tubuh singa dalam foto kemudian dinilai tampak kurus dengan estimasi Body Condition Score (BCS) sekitar 2 hingga 2,5 dari skala 5.
Meski ditegaskan bukan sebagai diagnosis medis, penilaian visual tersebut disebut cukup menjadi alasan untuk mempertanyakan kondisi kesehatan dan pola perawatan singa yang berada di bawah pemeliharaan manusia.
Sejumlah pertanyaan pun disampaikan kepada pihak pengelola. Di antaranya terkait kecukupan asupan pakan, pemantauan berat badan dan kondisi tubuh secara rutin, pemeriksaan oleh dokter hewan hingga langkah penanganan apabila satwa tersebut memang mengalami gangguan kesehatan.
Unggahan itu juga meminta agar apabila kondisi singa dinyatakan normal, pihak pengelola dapat memberikan penjelasan berdasarkan data yang terukur.
“Satwa bukan properti. Bukan dekorasi. Bukan mesin penghasil tiket,” tulis akun tersebut dalam unggahannya.
Pihak pengelola Jatim Park 2 juga diminta memberikan penjelasan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan terkait kondisi singa tersebut.
Sorotan di media sosial itu kemudian mendapat beragam tanggapan dari warganet. Namun, tidak seluruh komentar bernada negatif.
Akun Instagram @satriaardan, misalnya, menyebut kemungkinan organisasi pemerhati satwa dapat ikut membantu mencari penjelasan sekaligus solusi atas persoalan tersebut.
“@profauna_indonesia mungkin bisa pecahkan dan cari solusi,” tulisnya.
Sementara itu, akun @olivyanne memberikan kemungkinan lain dengan mempertanyakan usia satwa. Menurutnya, kondisi fisik singa yang terlihat kurus juga bisa berkaitan dengan faktor usia.
“Macannya umur berapa dulu, kadang kalau udah tua, memang tampilannya kasian,” tulis akun tersebut.
Hingga unggahan tersebut menjadi perhatian publik, pertanyaan utama mengenai kondisi fisik singa, riwayat kesehatannya, pola pemberian pakan, serta hasil pemantauan dan pemeriksaan dokter hewan masih menjadi hal yang dinantikan penjelasannya.
Publik pun diharapkan mendapatkan informasi yang objektif sehingga kondisi satwa tersebut tidak hanya dinilai berdasarkan tampilan visual maupun asumsi di media sosial. (*)






