KabarBaik.co, Gresik – Persoalan infrastruktur hingga banjir masih menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Gresik, Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Benjeng.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif saat menghadiri penyaluran bantuan kepada masyarakat di Pendopo Kecamatan Benjeng, Senin kemarin.
Alih-alih hanya menyerahkan bantuan, Alif memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog langsung dengan warga. Ia meminta masyarakat menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi agar dapat menjadi perhatian pemerintah daerah.
“Tadi pagi saya rapat, salah satunya membahas bantuan untuk masyarakat. Kami bersama pak bupati dan jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik juga memikirkan kondisi Benjeng, mulai dari jalan, banjir sampai pertanian. Karena itu, kalau ada persoalan yang dirasakan panjenengan semua, monggo disampaikan,” ujar Wabup Alif.
Menurutnya, persoalan jalan, banjir dan pertanian merupakan sejumlah hal yang perlu mendapatkan perhatian karena berkaitan langsung dengan aktivitas dan kehidupan masyarakat Benjeng.
Selain persoalan tersebut, Alif juga mengingatkan warga mengenai program Universal Health Coverage (UHC) Kabupaten Gresik. Ia meminta masyarakat memanfaatkan jaminan kesehatan tersebut ketika membutuhkan pelayanan medis sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam kegiatan itu, Pemkab Gresik juga menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) kepada 262 warga Benjeng. Mereka terdiri dari 142 buruh tani tembakau, empat buruh pabrik rokok dan 116 penerima lainnya.
Setiap penerima memperoleh Rp 300.000 per bulan selama tiga bulan atau total Rp 900.000. Penyaluran dilakukan Pemkab Gresik bekerja sama dengan PT Pos Indonesia untuk memastikan bantuan diterima masyarakat yang berhak.(*)








