KabarBaik.co, Nganjuk– Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro memberikan jaminan penuh soal hewan kurbanmMenjelang Idul Adha. Selain memastikan jumlah hewan kurban yang melimpah, pihaknya juga menegaskan pengendalian penyakit seperti PMK dan LSD berjalan maksimal berkat dukungan vaksin, obat-obatan, serta penyemprotan disinfektan yang dilakukan secara rutin.
Hal ini disampaikan usai mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau peternakan di Desa Sukorejo, Loceret, Sabtu (2/5).
“Kita lihat tadi ada 250 ekor, besar-besar ada yang sampai 1,1 ton dan cukup sehat-sehat. Alhamdulillah respon Ibu Gubernur juga sangat positif,” ujar Wabup Trihandy Cahyo Saputro, atau yang akrab disapa Mas Handy.
Dalam peninjauan tersebut, terlihat jelas bahwa sapi-sapi yang dipelihara berada dalam kondisi prima dan sangat layak dikurbankan. Lokasi peternakan ini menjadi salah satu barometer penting ketersediaan hewan kurban di wilayah Jawa Timur.
Mas Handy menegaskan secara umum ketersediaan hewan kurban di Jatim, khususnya Nganjuk, berada dalam angka yang sangat aman dan berlebih.
Berdasarkan data yang disampaikan, total kebutuhan sapi kurban di Jawa Timur diperkirakan mencapai sekitar 427.000 ekor. Namun, stok yang tersedia saat ini mencapai lebih dari 620.000 ekor.
“Jadi masih sangat cukup dan berpotensi juga untuk mensuplai ke provinsi-provinsi lainnya,” tambahnya.
Dengan kondisi stok yang aman, kualitas ternak yang terjamin, serta pengendalian penyakit yang ketat, Mas Handy berharap pelaksanaan ibadah kurban tahun ini dapat berjalan lancar, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat. (*)








