Wagub NTB Ingatkan CPNS: Jadi ASN adalah Hasil Doa dan Perjuangan Keluarga

oleh -69 Dilihat
Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri saat memberikan sambutan pada kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkup Pemerintah Provinsi NTB angkatan VIII–X tahun 2026 di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) NTB, Senin (13/4).
Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri saat memberikan sambutan pada kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkup Pemerintah Provinsi NTB angkatan VIII–X tahun 2026 di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) NTB, Senin (13/4).

KabarBaik.co, Mataram — Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, menegaskan bahwa keberhasilan menjadi aparatur sipil negara (ASN) tidak lepas dari perjuangan dan doa keluarga.

Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkup Pemerintah Provinsi NTB angkatan VIII–X tahun 2026 di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) NTB, Senin (13/4).

“Kalian sudah menjadi bagian dari ASN Pemprov NTB. Pencapaian kalian saat ini adalah perjuangan dan doa orang tua, istri/suami dan keluarga,” ungkap Wagub yang akrab disapa Ummi Dinda.

Kegiatan Latsar tersebut diikuti sebanyak 114 peserta dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov NTB. Pelatihan dijadwalkan berlangsung selama delapan hari, mulai 13 hingga 18 April 2026.

Dalam arahannya, Indah Dhamayanti Putri mengingatkan para peserta untuk tetap rendah hati dan bersyukur atas capaian yang diraih. Menurutnya, status sebagai ASN boleh berubah, namun sikap dan kepribadian yang baik harus tetap dijaga.

Ia juga menekankan bahwa para CPNS berasal dari latar belakang yang beragam, baik dari sisi ekonomi maupun pengalaman. Namun, hal tersebut tidak boleh menjadi penghalang dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.

“Kita harus percaya bahwa setiap kebaikan yang kita lakukan akan memberikan tanda-tanda kesuksesan dalam karier ke depannya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wagub mendorong seluruh peserta untuk terus belajar dan mengasah kemampuan. Ia menegaskan bahwa proses belajar tidak hanya terbatas pada pendidikan formal, tetapi juga dalam praktik memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Selain itu, kedisiplinan juga menjadi hal penting yang harus dijaga, termasuk dalam penggunaan seragam ASN sebagai identitas.

“Perempuan kelahiran Dompu ini juga mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan dan saling mendoakan antar sesama peserta. Ia meyakini, dalam 10 hingga 20 tahun ke depan, para peserta Latsar saat ini akan menjadi pemimpin di masa mendatang.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.