KabarBaik.co – Seorang warga Desa Tulungrejo, Glenmore, Banyuwangi, disabet celurit oleh tetangganya sendiri. Kasus ini berawal dari konflik antar keduanya.
Korban adalah Sutris, 45. Sementara pelaku adalah Supri, 47. Pembacokan ini terjadi pada Jumat (9/1) sekitar pukul 11.45 WIB.
Kapolsek Glenmore AKP Budi Hermawan mengatakan kejadian bermula saat korban mendatangi rumah pelaku dengan niat meminta klarifikasi. Saat itu pelaku sedang tidur.
Korban menendang pintu kamar dan berteriak sambil menantang pelaku dengan kata-kata bernada ancaman. Teriakan tersebut memicu emosi tersangka hingga keluar rumah dan mengambil celurit yang berada di atas meja.
“Keduanya kemudian terlibat cekcok mulut di teras rumah. Saat itu korban sempat mencekik leher tersangka, sehingga pelaku langsung mengayunkan sabit ke arah leher korban satu kali,” kata Budi, Sabtu (10/1).
Akibat sabetan tersebut, leher bagian kiri korban mengalami luka robek serius. Meski terluka, korban masih sempat menjambak rambut tersangka dan terjadi pergumulan hingga sabit terjatuh. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera datang melerai dan mengamankan situasi.
“Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhakti Husada (RSBH) Krikilan untuk mendapatkan perawatan medis,” jelasnya.
Budi menambahkan dari hasil pemeriksaan sementara, motif penganiayaan diduga dipicu persoalan lama antara korban dan pelaku terkait permasalahan usaha ternak sapi. Korban merasa jengkel karena pelaku diduga menjelek-jelekkan dirinya kepada tetangga dan warga sekitar.
“Korban merasa dirugikan karena pelaku menyebarkan informasi bahwa selama tiga tahun merawat sapi milik korban hanya dibayar Rp 300 ribu. Hal itu membuat korban kehilangan kepercayaan dari warga saat hendak membangun usaha,” ujarnya.
Saat ini, polisi masih melakukan pendalaman terhadap motif dan kronologi lengkap kejadian tersebut. Sementara itu, tersangka telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (*)






