SMP Cordova Banyuwangi Cetak Prestasi TKA 2026, Ada Siswa Raih Nilai 100

oleh -63 Dilihat
IMG 20260531 WA0044
SMP Plus Cordova Banyuwangi mencatatkan capaian akademik membanggakan

KabarBaik.co, Banyuwangi – SMP Plus Cordova Banyuwangi mencatatkan capaian akademik membanggakan. Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026 menunjukkan sejumlah siswanya meraih nilai yang melampaui rata-rata nasional maupun rata-rata Provinsi Jawa Timur.

Capaian tersebut tercermin dari raihan lima nilai tertinggi siswa pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia yang seluruhnya berada di atas rata-rata nasional. Bahkan, pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, salah satu siswa berhasil mencatatkan nilai sempurna 100.

Untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, nilai tertinggi diraih Kafa Rifal Ajibi dengan skor 100. Disusul Vista Muazam dengan nilai 93,33, Silvia Asmaulani dan Achmad Balya Al Faruq yang sama-sama memperoleh nilai 90, serta Kusti Vika Ainun Nisak dengan nilai 70.

Sementara pada mata pelajaran Matematika, nilai tertinggi diraih Salsabila Qurrotul Aini dan Keyla Naimatha Krisandira dengan skor 73,33. Posisi berikutnya ditempati Meisya Sefira Salsabilla Dwi Putri Setyawan dan Ryu Ahnaf Vikranta dengan nilai 66,67, serta Mandhala Adi Kusuma dengan nilai 63,33.

Sebagai perbandingan, rata-rata nasional TKA jenjang SMP/MTs tahun 2026 tercatat 60,83 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan 40,34 untuk Matematika. Capaian siswa SMP Plus Cordova tersebut menunjukkan hasil yang berada di atas rata-rata nasional.

Direktur Bidang Pendidikan Yayasan Mabadi’ul Ihsan yang menaungi SMP dan SMA Cordova, Ali Wafa, mengatakan capaian itu menjadi indikator positif terhadap kualitas pembelajaran yang diterapkan sekolah.

“Untuk SMP Plus Cordova, tahun ini nilai TKA siswanya melebihi rata-rata nasional dan rata-rata provinsi. Lima besar yang kami tampilkan itu termasuk prestasi yang sangat baik karena nilainya jauh di atas rata-rata nasional,” ujar Ali Wafa, Minggu (31/5).

Menurutnya, hasil TKA dapat menjadi salah satu parameter dalam melihat mutu sebuah lembaga pendidikan, khususnya pada jenjang SMP dan MTs.

Apalagi, kata dia, salah satu guru matematika di SMP Cordova, Sajarot, S. Pd telah mencapai level instruktur Gasing tingkat kabupaten dan terpilih menjadi salah satu instruktur Gasing di Kabupaten Banyuwangi.

Diketahui, metode ‘Smart Gasing’ merupakan metode hitung cepat matematika. Gasing adalah kepanjangan dari Gampang, Asyik, dan Menyenangkan yang digalakkan Pemkab Banyuwangi bekerja sama dengan pakar pendidikan Prof. Yohanes Surya.

“Dari hasil ini bisa terlihat bahwa kualitas SMP Cordova sudah berada di atas rata-rata nasional. Dengan nilai yang melampaui rata-rata tersebut, tentu menjadi capaian yang sangat baik,” katanya.

SMP Plus Cordova yang berada di Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, selama ini tidak hanya diminati siswa dari Banyuwangi. Peserta didiknya juga berasal dari berbagai daerah di luar Jawa Timur.

“Sebagian besar siswa memang dari Banyuwangi, tetapi ada juga yang berasal dari Bali, Kalimantan, Sumatera hingga Sumbawa,” ungkap Ali.

Tingginya minat masyarakat terhadap sekolah tersebut juga terlihat dari jumlah pendaftar tahun ajaran baru. Hingga gelombang ketiga, jumlah calon peserta didik yang telah mendaftar mencapai 142 siswa, dari total kuota yang disediakan sebanyak 200 siswa.

“Pendaftaran masih kami buka hingga 20 Juni 2026,” tambahnya.

Untuk mendukung pengembangan potensi siswa, SMP Plus Cordova menyediakan tiga pilihan program kelas. Selain kelas reguler, sekolah juga memiliki Cordova International Class (CIC) yang menggunakan bahasa Inggris dengan kurikulum Cambridge.

Selain itu tersedia Olympic Class yang diperuntukkan bagi siswa berprestasi di bidang sains. Program tersebut memberikan beasiswa penuh dari yayasan bagi siswa yang memenuhi persyaratan, salah satunya pernah meraih minimal juara tiga tingkat kabupaten.

“Kelas olimpiade saat ini sudah terisi delapan siswa dari kuota 15 peserta. Sementara yang mendaftar di jalur ini seluruhnya berasal dari Banyuwangi,” jelas Ali.

Tak hanya SMP, SMA Cordova juga masih membuka penerimaan peserta didik baru hingga 20 Juni 2026. Tahun ini, SMA Cordova mencatatkan capaian membanggakan dengan 62 persen lulusannya diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

Capaian akademik tersebut semakin memperkuat posisi SMP dan SMA Cordova sebagai salah satu lembaga pendidikan unggulan di Banyuwangi yang terus berupaya menjadi lembaga pendidikan Islam yang unggul dalam menyiapkan generasi berakhlakul karimah, berwawasan global, dan berdaya saing tinggi. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Muhammad Ikhwan
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.