BNNP Jatim Apresiasi MPLS Terpadu Budi Utomo Jombang, 1.600 Siswa Dibekali Edukasi Antinarkoba

oleh -76 Dilihat
Penelaah Teknis Kebijakan BNNP Jatim, Suyud P. Sunoto saat diwawancarai. (teguh)
Penelaah Teknis Kebijakan BNNP Jatim, Suyud P. Sunoto saat diwawancarai. (teguh)

KabarBaik.co, Jombang – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur mengapresiasi Yayasan Pendidikan Budi Utomo Gadingmangu, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, yang memberikan ruang edukasi bahaya narkoba kepada para siswa baru sejak awal memasuki lingkungan sekolah.

Penelaah Teknis Kebijakan BNN Provinsi Jawa Timur, Suyud P. Sunoto, menilai langkah tersebut penting untuk membentuk karakter generasi muda agar terhindar dari penyalahgunaan narkotika.

“Kami sangat mengapresiasi karena kegiatan ini sangat penting, terutama bagi remaja sebagai generasi penerus bangsa menuju Generasi Emas 2045, agar mereka bebas dan bersih dari penyalahgunaan narkoba,” kata Suyud usai memberikan materi dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Terpadu, Rabu (15/7).

Menurut Suyud, antusiasme para peserta selama mengikuti penyuluhan juga sangat tinggi. Para siswa tampak aktif berdiskusi dan berebut menjawab pertanyaan yang diberikan pemateri terkait narkotika.

“Respons mereka sungguh luar biasa. Saat kami menjelaskan tentang narkotika dan memberikan pertanyaan, banyak yang ingin menjawab. Karena keterbatasan waktu, kami hanya bisa memberikan kesempatan kepada tiga peserta. Antusiasme mereka sangat kami apresiasi,” ujarnya.

Sementara itu, Humas Yayasan Pendidikan Budi Utomo, Totok Raharjo, mengatakan MPLS Terpadu tahun ajaran 2026/2027 diikuti sekitar 1.600 peserta didik baru dari jenjang SMP, SMA, dan SMK yang berada di bawah naungan yayasan.

“Jumlah pesertanya sekitar 1.600 siswa. Terdiri dari sekitar 300 siswa SMP, 600 siswa SMA, dan 700 siswa SMK,” kata Totok.

Ia menjelaskan, MPLS tidak hanya bertujuan mengenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru. Yayasan juga membekali para siswa dengan berbagai materi yang dinilai penting sebagai bekal selama menempuh pendidikan.

Selain edukasi bahaya narkoba dari BNN Provinsi Jawa Timur, peserta juga mendapatkan materi bela negara, wawasan kebangsaan, serta pencegahan perundungan (bullying).

Melalui kegiatan tersebut, Yayasan Pendidikan Budi Utomo berharap para siswa baru dapat beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus memiliki pemahaman yang kuat tentang pentingnya menjauhi narkoba, menghargai sesama, dan memiliki semangat kebangsaan sejak dini.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.