Dari 1 Jadi 7 Murid, Perjuangan SDN di Pinggiran Jember Gaet Siswa Baru Lewat Hadiah Sepatu

oleh -68 Dilihat
MPLS di SDN Curah Nongko 3 Jember. (Foto: Ist)
MPLS di SDN Curah Nongko 3 Jember. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Jember – Upaya kreatif dilakukan oleh SDN Curah Nongko 3 di Kecamatan Tempurejo, Jember, untuk menarik minat peserta didik baru. Pada tahun ajaran kali ini, sekolah yang terletak di kawasan pinggiran tersebut berhasil menjaring 7 siswa baru untuk mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Sebagai bentuk apresiasi dan daya tarik, pihak komite sekolah bahkan menghadiahi ketujuh murid baru tersebut perlengkapan sekolah berupa tas dan sepatu gratis.

Kepala SDN Curah Nongko 3, Joko Tunggal, mengungkapkan bahwa pencapaian tahun ini merupakan buah manis dari kerja keras bersama. Pihak sekolah tidak berjalan sendiri; mereka merangkul komite sekolah hingga pemerintah desa (Pemdes) setempat untuk bergerilya mencari calon siswa ke taman kanak-kanak (TK) sekitar.

“Kami berbagi tugas. Anggota komite langsung turun mendatangi TK-TK terdekat untuk sosialisasi, dibantu juga oleh pihak Pemdes. Alhamdulillah, kolaborasi ini membuahkan hasil dengan masuknya 7 siswa baru,” ujar Joko, Selasa (14/7).

Pencapaian 7 siswa baru yang terdiri dari 6 laki-laki dan 1 perempuan ini dinilai sebagai kemajuan besar. Pasalnya, pada tahun ajaran sebelumnya, sekolah ini hanya mendapatkan 1 orang murid saja. Murid tunggal tersebut kini naik ke kelas 2 dan terpaksa menjalani aktivitas belajar tanpa teman sekelas.

Joko mengakui bahwa tidak mudah meyakinkan wali murid di wilayah tersebut. Ada kekhawatiran mendalam yang membuat masyarakat enggan menyekolahkan anak mereka di SDN Curah Nongko 3.

“Alasanya lokasi yang berada di wilayah pinggiran yang sulit dijangkau dan ada trauma, kekhawatiran wali murid terkait kondisi fisik bangunan sekolah yang sempat ambruk pada tahun-tahun sebelumnya”, ungkapnya.

“Hari ini kami sudah optimal bisa menggaet 7 siswa, ini kemajuan pesat dibanding tahun lalu yang hanya satu siswa,” tambah Joko.

Untuk memantik semangat belajar dan meningkatkan daya tarik sekolah, seorang anggota komite sekolah yang enggan disebutkan namanya berinisiatif merogoh kocek pribadi guna membelikan sepatu dan tas baru untuk seluruh murid baru kelas 1.

Joko menegaskan bahwa pemberian fasilitas penunjang ini murni merupakan bantuan sukarela dari komite dan tidak menyentuh anggaran negara.

“Sekolah kami memang kurang diminati, jadi mau tidak mau kami harus menciptakan daya tarik sendiri. Selama tidak melanggar aturan dan tidak memakai dana BOS, kami akan upayakan yang terbaik bagi anak-anak didik kami,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.