MPLS 2026 Resmi Dimulai, Sekolah di Jombang Wajib Ciptakan Lingkungan Aman dan Nyaman

oleh -60 Dilihat
Kegiatan MPLS ramah yang mengedepankan lingkungan sekolah aman, nyaman, dan bebas bullying. (istimewa)
Kegiatan MPLS ramah yang mengedepankan lingkungan sekolah aman, nyaman, dan bebas bullying. (istimewa)

KabarBaik.co, Jombang – Sebanyak 17.009 peserta didik baru jenjang SMA dan SMK di Kabupaten Jombang mulai mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (13/7).

Seluruh sekolah diminta menerapkan konsep MPLS Ramah yang mengedepankan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta bebas dari praktik perundungan.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Jombang, Ulil Muamar, mengatakan pelaksanaan MPLS berlangsung selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat, sesuai petunjuk teknis yang telah ditetapkan pemerintah.

Menurut Ulil, konsep MPLS Ramah bertujuan memberikan pengalaman pertama yang menyenangkan bagi peserta didik baru. Sejak hari pertama, sekolah diminta menanamkan semangat belajar, membangun karakter, serta menciptakan budaya saling menghormati.

“Anak-anak harus merasa nyaman berada di sekolah. Tidak boleh ada bullying maupun perpeloncoan. Nilai-nilai seperti salam, sopan, santun, dan saling menghormati menjadi bagian penting yang ditanamkan selama MPLS,” kata.

Ia menegaskan seluruh kepala sekolah telah menerima arahan terkait pelaksanaan MPLS Ramah. Cabdindik bersama pengawas sekolah juga melakukan pemantauan agar kegiatan berjalan sesuai aturan.

“Kami ingin peserta didik datang ke sekolah dengan semangat belajar yang tinggi, merasa aman, dan dapat belajar dengan gembira. Karena itu pelaksanaan MPLS akan terus dimonitor agar benar-benar sesuai ketentuan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Jombang Abdul Muntolib memastikan sekolahnya menerapkan MPLS yang berfokus pada pengenalan lingkungan sekolah tanpa adanya praktik yang merendahkan peserta didik baru.

Menurutnya, kesan positif pada hari pertama menjadi modal penting agar siswa mampu beradaptasi sebelum memasuki kegiatan belajar mengajar.

“Tujuan MPLS adalah agar anak-anak mengenal lingkungan sekolah dengan rasa senang dan bahagia. Dengan begitu mereka memiliki persepsi yang baik terhadap sekolah sejak awal,” tutur Abdul.

Ia menjelaskan seluruh rangkaian kegiatan telah disusun bersama tim kesiswaan dan OSIS sesuai petunjuk teknis. Pada hari pertama, siswa baru juga mendapat penyuluhan dari Kejaksaan mengenai bahaya perundungan sebagai langkah pencegahan sejak dini.

Abdul menegaskan pengurus OSIS bertugas mendampingi siswa baru mengenal lingkungan sekolah, mulai dari perpustakaan, ruang praktik, ruang kurikulum, hingga layanan kesiswaan.

“Tugas kakak-kakak OSIS adalah mendampingi dan membimbing adik kelas agar mereka cepat mengenal lingkungan sekolah dan tidak merasa canggung,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.