KabarBaik.co, Banyuwangi – Seluruh siswa Sekolah Rakyat di Banyuwangi dijadwalkan mulai menempati gedung baru di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, pada Agustus 2026. Kepindahan dilakukan setelah pembangunan kompleks sekolah seluas 7 hektare itu ditargetkan rampung pada akhir Juli.
Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono mengatakan, progres pembangunan gedung telah mencapai sekitar 85-90 persen dan ditargetkan selesai pada 30 Juli 2026.
“Alhamdulillah progres pembangunan setiap gedung sudah mencapai 85-90 persen. Jika pembangunan sesuai target, insyaallah Agustus nanti gedung ini sudah bisa ditempati para siswa,” kata Mujiono saat menghadiri Open House Sekolah Rakyat dan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Pada Tahun Ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat di Banyuwangi menerima sembilan rombongan belajar (rombel) baru, masing-masing tiga rombel untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Seluruh siswa nantinya akan dipusatkan di gedung baru yang sebelumnya masih terbagi di Balai Diklat Licin dan BPVP Muncar.
Kepala Sekolah Rakyat Banyuwangi jenjang SD-SMP, Winarno mengatakan, mulai tahun ajaran ini dua Sekolah Rakyat rintisan resmi digabung menjadi Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi. “Gedung baru Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi akan menjadi pusat kegiatan belajar bagi seluruh siswa SR di Banyuwangi yang sebelumnya berada di dua lokasi berbeda,” ujarnya.
Menurut Winarno, seluruh siswa akan menempati kompleks sekolah baru setelah pembangunan rampung dan seluruh sarana pendukung dinyatakan siap digunakan. “Seluruh siswa dijadwalkan mulai menempati kompleks sekolah baru tersebut setelah pembangunan rampung dan sarana pendukung dinyatakan siap digunakan,” jelas Winarno. (*)






