Belum Miliki Gedung Permanen, 60 Siswa Sekolah Rakyat Bojonegoro Jalani Tahun Ajaran Baru di Tuban

oleh -94 Dilihat
WhatsApp Image 2026 07 14 at 9.05.06 AM
Kepala Dinas Sosial Bojonegoro Agus Susetyo Hardiyanto (foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co, Bojonegoro – Sebanyak 60 siswa Sekolah Rakyat (SR) asal Bojonegoro terpaksa menjalani tahun ajaran 2026/2027 di Tuban. Langkah tersebut diambil karena hingga kini Bojonegoro belum memiliki gedung permanen untuk menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar Sekolah Rakyat.

Kepala Dinas Sosial Bojonegoro Agus Susetyo Hardiyanto mengatakan seluruh siswa tersebut telah diberangkatkan ke Tuban untuk sementara waktu. Mereka merupakan peserta didik jenjang SMA yang diterima pada tahun ajaran baru 2026.

“Sebanyak 60 anak setingkat SMA sementara ditampung di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) Tuban karena di sana sudah tersedia gedung permanen,” ujar Agus, Selasa (14/7).

Ia menjelaskan penitipan siswa di Tuban dilakukan karena pembangunan Sekolah Rakyat di Bojonegoro belum dapat dimulai. Saat ini pemerintah daerah masih menyelesaikan proses pengadaan lahan yang akan menjadi lokasi pembangunan sekolah di Kecamatan Kedewan.

“Di Bojonegoro masih dalam proses pengadaan tanah. Rencananya Sekolah Rakyat akan dibangun di Kecamatan Kedewan,” katanya.

Menurut Agus, seluruh siswa yang dititipkan di Tuban merupakan hasil seleksi dari keluarga kurang mampu yang masuk pada desil 1 dan 2. Penempatan sementara tersebut juga merupakan arahan dari Kementerian Sosial agar proses pendidikan tetap dapat berjalan sambil menunggu fasilitas di Bojonegoro siap digunakan.

“Penitipan ini merupakan arahan dari pemerintah pusat karena Tuban sudah memiliki gedung Sekolah Rakyat yang siap digunakan,” jelasnya.

Sementara itu, pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Bojonegoro masih terkendala proses pembebasan lahan tambahan. Pemkab Bojonegoro menargetkan pembangunan dapat rampung pada 2027.

Agus menambahkan, untuk angkatan pertama yang diterima pada tahun ajaran sebelumnya, sebanyak 100 siswa kelas X masih menjalani kegiatan belajar mengajar di gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) milik Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro.

“Pemkab Bojonegoro sebenarnya sudah memiliki lahan di lokasi tersebut. Namun luasnya masih kurang sehingga saat ini masih dilakukan pembebasan lahan tambahan. Nantinya, siswa yang sementara belajar di Tuban akan kembali ke Bojonegoro setelah gedung Sekolah Rakyat selesai dibangun,” pungkas Agus. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.