Lewati Medan Perbukitan, Puskesmas Jelbuk Dorong Penurunan Stunting Lewat Aksi Door-to-Door di Jember

oleh -60 Dilihat
IMG 20260715 WA0003 1
Petugas puskesmas saat memeriksa warga. (Foto: Istimewa) 

KabarBaik.co, Jember – Jajaran tenaga kesehatan di Kabupaten Jember terus memutar otak dan tenaga demi mempercepat penurunan angka stunting. Salah satu aksi nyata ditunjukkan oleh Puskesmas Jelbuk yang memilih strategi “jemput bola” dengan mendatangi langsung rumah warga yang memiliki balita berisiko gangguan pertumbuhan.

Baru-baru ini, tim medis bersama bidan desa rela menembus kawasan perbukitan demi menyambangi kediaman Susiana di Dusun Sumbercandik, Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk. Kunjungan berkala ini menyasar anak kedua Susiana yang kini telah menginjak usia 27 bulan.

Dari hasil pemeriksaan dan dialog langsung di lokasi, petugas menemukan kasus yang cukup unik. Masalah stunting pada anak tersebut ternyata bukan dipicu oleh faktor ekonomi, melainkan murni karena masalah perilaku makan.

“Anak saya sering kali hanya mau makan dua kali sehari, itu pun porsinya sangat sedikit,” keluh Susiana kepada petugas. Meski asupan nutrisi yang minim membuat pertumbuhan tinggi dan berat badan sang anak terhambat, beruntung daya tahan tubuhnya tergolong kuat dan jarang terserang penyakit infeksi.

Kepala Puskesmas Jelbuk, Machus Rovida, menegaskan bahwa kunjungan ke rumah Susiana merupakan bagian dari perhatian khusus terhadap 245 balita terindikasi stunting yang tercatat dalam data validasi terbaru di wilayah kerjanya.

Mengingat banyaknya warga yang kesulitan mengakses pusat kesehatan karena kendala geografis, pihak Puskesmas Jelbuk menerapkan sejumlah strategi intervensi yang agresif. Mulai
dari mengerahkan petugas kesehatan, bidan desa, dan kader posyandu hingga ke area perbukitan.

Petugas diarahkan untuk mengecek langsung pola asuh dan kondisi sanitasi warga hingga memberikan pembekalan bagi para ibu tentang cara menyajikan variasi menu bergizi seimbang untuk mengatasi anak yang picky eater (sulit makan).

Machus Rovida menambahkan bahwa penanganan terhadap 245 balita ini tidak dilakukan secara instan, melainkan dipantau secara ketat dan berkelanjutan lewat kegiatan Posyandu setiap bulan. Melalui gerakan masif ini, Puskesmas Jelbuk optimistis dapat memberikan kontribusi nyata dalam menekan prevalensi stunting di Kabupaten Jember, sekaligus menjamin hak anak-anak untuk tumbuh secara optimal. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.